Reporter: Muhamad Siddik
SERGAI, Mattanews.co – Mendekati perayaan Natal dan Tahun Baru 2021, harga sembilan bahan pokok (Sembako) di Pasar Tradisional Sei Rampah dan Pasar Tradisional Tanjung Beringin masih terbilang Stabil. Berikut disampaikan Wakil Bupati Serdang Bedagai (Sergai) H Darma Wijaya saat melakukan Survei harga pangan di Pasar Tradisional Sei Rampah dan Pasar Tradisional Tanjung Beringin, Rabu (23/12/2020).
“Dari hasil peninjauannya, dapat di simpulkan bahwa menjelang Natal dan Tahun Baru 2021 ketersediaan bahan pangan terbilang cukup dan sejumlah harga-harga kebutuhan pokok di Pasar Sei Rampah masih relatif stabil seperti, harga per kg beras medium Rp. 11.000, gula putih Rp. 12.000, tepung terigu Rp. 7.500, minyak goreng curah Rp.11.500,” katanya.
‘Kemudian, daging sapi di kisaran Rp. 115.000-120.000, daging kambing Rp. 70.000-Rp.85.000, bawang merah dan bawang putih harganya sama Rp. 28.000,” tambahnya.
“Sedangkan beberapa kebutuhan pokok yang mengalami kenaikan di antaranya, daging ayam ras per kg menjadi Rp. 29.000, telur ayam rata-rata Rp 1.600 per butir, cabe merah Rp. 55.000 dan cabe rawit Rp. 60.000,” paparnya.
Wabup Menambahkan, dari hasil tinjauan pasar hari ini bahwa menjelang Natal dan Tahun Baru 2021 ketersediaan bahan pangan terbilang cukup dan harga juga stabil, sehingga masyarakat tidak perlu merasa khawatir akan kecukupan bahan pangan dan kenaikan harga di pasar.
“Selain itu, kita juga selalu memotivasi para pedagang agar selalu menjaga kebersihan di areal dagang masing masing agar pasar ini tetap terjaga kebersihannya,” ujarnya.
Sembari membagikan masker, Wabup Darma Wijaya juga menyampaikan dan juga mengingat saat ini pandemi Covid-19 juga masih belum berakhir maka kita jangan kendor dalam melaksanakan protokol kesehatan dengan menerapkan 3 M ( Mencuci Tangan, Memakai masker dan Menjaga Jarak).
“kepada Disperindagsar dan beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya meminta supaya terus memantau kondisi pasar yang ada di daerah ini terutama menjelang Natal dan Tahun Baru, sehingga bahan pangan tetap tersedia dengan harga relatif stabil,” ungkapnya Darma Wijaya.
Sementara menurut pedagang, kenaikan harga sejumlah produk pangan tersebut disebabkan cuaca ekstrim akhir-akhir ini, sehingga mengakibatkan biaya operasional yang lebih besar.
Editor : Chitet














