Reporter: Andri Bara
PRABUMULIH, Mattanews.co – Peringatan Hari Ibu ke-92 Tahun ini,diharapkan jadi momentum untuk menyemangati kaum ibu dalam membangkitkan ekonomi keluarga. Ayah, sering kali menjadi suatu kewajiban bagi seorang suami dalam upaya menopang ekonomi keluarga. Sepenuhnya hal tersebut bukan keharusan yang meski dipikul bagi seorang ayah yang didaulat sebagai kepala keluarga.
Kali ini,sempat dibincangi mattanews.co, Ibu dari 3 orang anak bercerita pada media ini tentang momen Hari Ibu yang dia rasakan.
Melalui usaha warung nasi yang telah ia geluti hampir 4 tahun,akhirnya mampu menjadi usaha yang berpenghasilan membawa keseimbangan ekonomi didalam keluarganya.
“Alhamdulillah,lewat usaha jualan ini kita rasakan secara ekonomi keluarga makin membaik,” ungkap Buk Boti pemilik warung nasi, (23/12).
Cukup menggaung usaha kuliner Ibu Boti yang beralamatkan dijalan Bukit Barisan Kelurahan Tugu Kecil Prabumulih Timur Kota Prabumulih,yang lebih familyer dengan namanya Warung Nasi Cek Boti serba Sepuluh Ribuan dan semakin lama makin banyak pelanggannya.
“Berbekal kerja keras dan kesabaran,yang semata mata sebagai seorang istri juga seorang ibu rumah tangga,yang berkeinginan membantu suami mencari nafkah menghidupi keluarga,” katanya.
Disinggung soal peringatan Hari Ibu tiap 22 Desember Cek Boti mengungkapkan adanya rasa tersendiri yang ia rasakan bersama keluarganya.
“Aku juga terlahir dari seorang ibu,terlepas dari kesempatan yang baik ini,saya pribadi selalu mengingatkan pada diri saya sendiri dan anak anak saya untuk selalu mengenang jasa ibu sepanjang masa,” ucapnya.
Pada kesempatan ini juga Cek Boti bepesan untuk para ibu,pada Hari Ibu inilah kita jadikan awal untuk mengambil langkah positif buat keluarga kita kedepannya.
“Untuk para ibu tetap semangat,kalau ada peluang usaha ayo segera dijalani,jangan terlalu mengandalkan suami,karena rumah tangga bukan hanya tanggung jawab ayah tapi tanggung jawab seorang ibu,” pungkasnya.














