BERITA TERKINI

Kesal Tak Kunjung diperbaiki, Warga Pasang Spanduk dengan Ungkapan Kesal di Jalan Talegong Garut

×

Kesal Tak Kunjung diperbaiki, Warga Pasang Spanduk dengan Ungkapan Kesal di Jalan Talegong Garut

Sebarkan artikel ini
Spanduk buatan masyarakat Garut di lokasi jalan rusak karena longsor.
Spanduk buatan masyarakat Garut di lokasi jalan rusak karena longsor.

[responsivevoice_button voice=”Indonesian Female” buttontext=”Klik Disini Untuk Mendengarkan Berita”]

Reporter : Gian

MATTANEWS.CO, GARUT – Spanduk bertuliskan dengan menggunakan bahasa sunda, yang merupakan ungkapan kekesalan warga Kecamatan Talegong Kabupaten Garut, Jawa Barat (Jabar), lantaran jalan yang rusak diakibatkan longsor pada (24/12/2020) lalu yang tak kunjung diperbaiki, viral dan menjadi perbincangan warganet di media sosial.

Tulisan di spanduk tersebut, yang jika diartikan adalah “Tidak butuh difoto, ditengok, tapi dikerjakan. Bukan hanya dirapatkan saja, tapi dikerjakan” kutipan itulah yang berada di spanduk tersebut yang diunggah akun facebook “Baraya Talegong” Jum’at (15/1/2021).

Sontak unggahan tersebut menuai ratusan komentar dari netizen. Bahkan memicu emosional beberapa komentatornya.

“Ini sudah ada tiga kali orang-orang yang mengaku dari dinas, kerjaannya cuman foto-foto dan selfie selfie saja. Hingga kini, perbaikan tak kunjung dilakukan, padahal ini merupakan akses utama dari Garut menuju Bandung,” ujar Riki Mustofa ketika di konfirmasi melalui mesengger facebook.

Ia menuturkan, hingga kini kondisi jalan sangat menghawatirkan. Dikatakan dia, dikarenakan hujan deras yang terus menerus mengakibatkan gundukan sampah menimbun badan jalan tersebut.

“Kini aktifitas lumpuh, makanya warga kesal dan membuat spanduk dengan tulisan kritik. Ditambah warga kesal dengan orang yang hilir mudik datang mengatas namakan petugas yang hanya sekedar foto-foto dan diduga menghabiskan anggaran survey saja,” tandasnya.

Sementara, Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut, Tubagus Agus Sofyan ketika dihubungi melalui pesan singkat watsapp mengatakan, di sepanjang jalan itu terdapat beberapa titik yang tertimpa longsor di Kecamatan Talegong dan Cisewu.

“Saat ini, petugas masih berupaya untuk melakukan perhitungan untuk pelaporan. Sedangkan Jembatan di Talegong masih distop, menunggu perbaikan dari provinsi, jadi belum bisa dilewati,” kata dia saat dihubungi.

Tubagus menyebutkan, sejak Jumat (8/1) hingga saat ini telah terjadi tanah longsor di 19 titik di Kabupaten Garut.

“PUPR (Provinsi Jabar) juga akan evaluasi. Jalan itu akan dimitigasi, terutama yang melewati hamparan Curug Ceret. Semoga saja
Segera akan diperbaiki,” pungkasnya.

Editor : Chitet