Reporter: Bambang (CR)
MATTANEWS.CO, BOGOR – Kawasan jalan Suryakencana (Surken) yang terletak di Kelurahan Babakan Pasar, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, rencananya bakal dipercantik dengan sumber dana berasal dari bantuan pinjaman Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dari pemerintah pusat sebesar Rp 31 miliar.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor Syarifah Sofiah mengatakan, bahwa Pemerintah Kota Bogor telah memperoses pinjaman PEN sebesar Rp31 Miliar.
Namun dirinya menunggu gambaran atau desain dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) untuk sepuluh koridor yang terdiri dari tujuh koridor sebelah kiri dan tiga koridor di sebelah kanan.
“Jika tidak halangan April mendatang pekerjaan sudah mulai dilakukan setelah proses administrasi selesai,” tutur mantan kepala Bapedalitbang Kabupaten Bogor itu kepada wartawan, Sabtu (16/1/2021).
Sementara, Kepala Bidang Pembangunan Kebinamargaan pada Dinas PUPR Kota Bogor, Dadan Hamdani menyebut, dengan anggaran PEN ini Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor akan menata kembali kawasan Surken Bogor.
Pekerjaan meliput tujuh koridor dari mulai Gang Roda 1 sampai 7, lalu Jalan Pedati, Jalan Lawangsaketeng, dan Jalan Ranggagading.
“Dari total pinjaman PEN Rp31 Miliar, rinciannya Rp30 Miliar untuk pekerjaan fisik dan Rp1 Miliar untuk pengawasan atau konsultan,” jelasnya.
Pihaknya menargetkan pelaksanaan lelang konsultan bisa dilakukan di akhir Januari dan dilanjut lelang fisik pada Maret. Sehingga April sudah bisa dimulai kegiatan.
Nantinya sambung Dadan, Jalan Pedati dan Jalan Lawangseketeng sebagian ruas jalan menjadi pedestrian dan sebagian lagi jalan kendaraan. Sementara untuk Jalan Ranggagading berubah semua menjadi pedestrian.
“Untuk tujuh koridor di gang roda 1 sampai 7 akan dipasang ornamen-ornamen dengan tema berbeda yang akan memperindah koridor. Koridor satu temanya The Beginning Chinese Gate, koridor dua temanya The Chinese Village, koridor tiga temanya The Five Elements, koridor empat temanya The Paintings and The Wall, koridor lima temanya The Proverbs, kolidor enam temanya The Oriental Garden, dan koridor tujuh temanya The Suryakencana’s History,” katanya.
Diperkirakan proses pembangunan akan berlangsung tujuh sampai delapan bulan atau sampai November, mengingat terdapat unsur arsitektur di tujuh koridor yang pengerjaannya cukup lama.
“Sebelumnya memulai pekerjaan kami akan berkoordinasi dengan Dinas Koperasi dan UMKM, Gas, PLN, Telkom terkait PKL dan utilitas,” tutup Dadan.














