MATTANEWS.CO, SERGAI – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) dan Koordinator Wartawan Unit Pemkab Sergai (KWUPS) mendukung Dinas Kominfo Sergai untuk meningkatkan biaya publikasi dan kerja sama dengan media.
Dukungan ini langsung disampaikan Ketua PWI Kabupaten Sergai Anwar Efendi Siregar Selasa (19/01/2021).
Anwar menilai, langkah Dinas Kominfo Kabupaten Serdang Bedagai untuk menambah biaya Publikasi dan kerja sama antar media itu sudah cukup tepat.
Anggaran publikasi dan kerja sama antar media di Pemkab Sergai tergolong sangat kecil, tidak sebanding dengan jumlah media yang telah terverifikasi oleh Diskominfo Sergai.
Apalagi, di tengah pandemi Covid-19 banyak media nasional dan lokal yang gulung tikar lantaran krisis yang melanda di berbagai aspek.
“Dukungan pemerintah sangat dibutuhkan, sebab, wartawan juga sebagai pejuang yang ikut andil dalam kemerdekaan dan sebagai pilar ke empat setelah eksekutif, yudikatif dan legislatif,” jelasnya.
Begitu juga dikatakan, Koordinator Wartawan Unit Pemkab Sergai terpilih Darmawan juga meminta DPRD Kabupaten Sergai, mendukung langkah Diskominfo Sergai untuk meningkatkan biaya publikasi antar media.
Selain jumlah media tidak sebanding dengan jumlah anggaran, tujuan Kominfo tersebut akan mengembalikan ekonomi para jurnalis.
“Tahun ini program pemerintah salah satunya pemulihan ekonomi pasca pandemi covid-19 jadi harus didukung dengan anggaran,” paparnya.
Jika anggaran tidak sebanding dengan jumlah jurnalis maka jangan harap program itu juga bisa berjalan, mengingat pemerintah juga mendukung untuk membantu para media yang juga berdampak pada situasi pandemi Covid-19.
Terpisah Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Sergai Drs. H. Akmal Koto, MSi mengatakan, akan tetap berupaya untuk meningkatkan mitra kerja sama antara media dan wartawan.
Sejauh ini diakui Akmal ada 118 wartawan dengan berbagai media baik elektronik, online dan cetak telah di verifikasi legalitasnya melalui aplikasi roms.serdangbedagaikab.go.id.
Sebagai mitra kerja sama publikasi memang tidak sebanding dengan jumlah media dengan biaya publikasi yang hanya kisaran 500 juta pertahun.
Kerja sama dengan media melalui wartawan dengan bentuk publikasi pemberitaan itu diatur sesuai dengan masing-masing poin kepada wartawan dan medianya, hingga yang diterima wartawannya hanya kisaran Rp. 300 ribu sampai Rp 700 ribu perbulan yang dibayarkan dua bulan sekali.
“Biaya itu tergolong kecil sementara media setiap tahun terus tumbuh khususnya media online. Dan Kominfo Sergai sangat ketat melakukan verifikasi hingga tahun ini ada 118 telah lolos verifikasi berkas dibanding tahun sebelumnya mencapai 148 media,” papar Akmal Koto.
Akmal Koto akan berupaya untuk meningkatkan biaya publikasi untuk media melalui wartawannya
“Kita akan berupaya yang terbaik untuk mitra kita kepada media semoga semuanya bisa terkaver dengan baik” tutupnya.














