[responsivevoice_button voice=”Indonesian Female” buttontext=”Klik Disini Untuk Mendengarkan Berita”]
MATTANEWS.CO, JAKARTA– Pemprov DKI Jakarta mengimbau seluruh masyarakat untuk meningkatkan kedisiplinan terhadap protokol kesehatan 3M, lantaran pandemi COVID-19 belum juga berakhir. Kendati Pemprov DKI Jakarta terus meningkatkan 3T, diperlukan kerja bersama masyarakat untuk memutus mata rantai penularan virus ini.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia memaparkan, berdasarkan data terkini Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, dilakukan tes PCR sebanyak 17.607 spesimen. Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 15.321 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 3.437 positif dan 11.884 negatif.
“Untuk rate tes PCR total per 1 juta penduduk sebanyak 265.394. Jumlah orang yang dites PCR sepekan terakhir sebanyak 113.602,” terangnya Dwi melalui siaran pers PPID Pemprov DKI Jakarta, Selasa (9/2/2021).
Adapun jumlah kasus aktif di Jakarta naik sebanyak 599 kasus, sehingga jumlah kasus aktif sampai hari ini sebanyak 24.152 (orang yang masih dirawat/ isolasi). Sedangkan, jumlah kasus Konfirmasi secara total di Jakarta sampai hari ini sebanyak 300.406 kasus. Dari jumlah total kasus tersebut, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 271.573 dengan tingkat kesembuhan 90,4%, dan total 4.681 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,6%, sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 2,7%.
Untuk positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 20,9%, sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 10,6%. WHO juga menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5%.














