[responsivevoice_button voice=”Indonesian Female” buttontext=”Klik Disini Untuk Mendengarkan Berita”]
MATTANEWS.CO, JAKARTA– Beredar kabar dimedia sosial kalau vaksin Covid-19 bisa menyebabkan otak manusia menjadi lemah. Namun, kabar tersebut bisa dipastikan kalau itu hanya hoax belaka.
Faktanya, berdasarkan penelusuran Mattanews.co, Kamis (11/2/2021) dikutip dari Liputan6.com (Media terverifikasi Jaringan Periksa Fakta Internasional atau International Fact Checking Network/IFCN) klaim tersebut adalah hoax.
Dokter relawan Covid-19 dan edukator kesehatan dr. Muhamad Fajri Adda’i mengatakan informasi itu hoax dan dikeluarkan oleh orang-orang yang tidak percaya adanya virus.
Ia juga membagikan berkas dari Badan POM yang menjelaskan tentang Sinovac, vaksin covid-19 buatan China yang digunakan di Indonesia. “Efek samping yang mungkin terjadi setelah pemberian vaksin CoronaVac dapat berupa reaksi lokal dan reaksi sistemik. Berdasarkan hasil uji klinik vaksin CoronaVac pada lebih dari 10.000 subjek manusia yang dilakukan di Indonesia, China, Brazil dan Turki, efek samping vaksin CoronaVac sifatnya ringan hingga sedang. Tidak ada efek samping serius yang dilaporkan terkait dengan pemberian vaksin CoronaVac,” dilansir Liputan6.com, Rabu (10/2/2021).
Reaksi Lokal yang dilaporkan selama studi klinik pada manusia adalah nyeri di tempat injeksi, pembengkakan, eritema, gatal, indurasi, kemerahan, menurunnya sensasi, dan warna kulit yang lebih pudar (discolouration). Reaksi sistemik yang umum dilaporkan berdasarkan hasil uji klinik adalah nyeri otot, demam, rasa lelah (fatigue), mual, muntah, dan sakit kepala.”
Ditambahkan oleh dr Fajri Adda’i, efek samping vaksin tidak berbahaya dan efeknya ringan. Walau kecil, jika ada 100 juta orang divaksin maka dikhawatirkan akan ada 100-200 alergi. Sehingga, untuk 30 menit pertama pasca disuntik vaksin, orang yang divaksin diminta menunggu untuk pemantauan.
Informasi ini jenis hoax misleading content atau konten menyesatkan. Konten jenis ini dibuat secara sengaja dan diharap mampu menggiring opini sesuai dengan kehendak pembuat informasi.
Jangan mudah percaya dan cek setiap informasi yang kalian dapatkan, pastikan itu berasal dari sumber terpercaya, sehingga bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.














