[responsivevoice_button voice=”Indonesian Female” buttontext=”Klik Disini Untuk Mendengarkan Berita”]
MATTANEWS.CO, JAKARTA– Beredar sebuah postingan dimedia sosial Facebook menggunakan Bahasa Inggris di media sosial, yang mengklaim bahwa hanya Pemerintah yang menyebut Vaksin Pfizer-BioNTech dan Moderna Covid-19 sebagai “vaksin”, dan justru perusahaan mereka sendiri menyebutnya sebagai “Agen Biologis” dan “sistem operasi yang dirancang untuk memprogram manusia”.
Faktanya, klaim tersebut adalah tidak benar atau hoax
Dalam penelusuran Mattanews.co, Sabtu (13/2/2021) dikutip dari laman resmi pemerintah lewat Kementrian Komunikasi dan Informatika (kominfo.go.id) menjelaskan baik perusahaan Pfizer dan Moderna sama-sama menyebutnya sebagai Vaksin Covid-19.
“Badan Pengawas Obat dan Makanan AS telah meninjau data keamanan dari uji klinis dan memberikan otorisasi penggunaan darurat untuk kedua vaksin tersebut. Merujuk pada situs website Moderna, yang dimaksudkan dengan ‘Sistem Operasi’ adalah pembuatan platform teknologi vaksin yang berfungsi sangat mirip dengan sistem operasi pada komputer agar dapat dipasang dan dimainkan secara bergantian dengan program yang berbeda. Dalam kasus ini, “program” adalah obat mRNA dan aplikasinya adalah urutan mRNA unik yang mengkode protein. Sementara itu, Dervila Keane, juru bicara Pfizer, menegaskan bahwa Pfizer telah diberikan otorisasi sementara di lebih dari 50 negara dan telah menunjukkan tingkat kemanjuran Vaksin Covid-19 sebesar 95 persen, dilansir kominfo.go.id, Kamis (11/2/2021).
Informasi ini jenis hoax misleading content atau konten menyesatkan. Konten jenis ini dibuat secara sengaja dan diharap mampu menggiring opini sesuai dengan kehendak pembuat informasi.
Jangan mudah percaya dan cek setiap informasi yang kalian dapatkan, pastikan itu berasal dari sumber terpercaya, sehingga bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.














