PEMERINTAHAN

Abdullah Sani Puji Langkah Pemkot Jambi Pecahkan Rekor MURI

×

Abdullah Sani Puji Langkah Pemkot Jambi Pecahkan Rekor MURI

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, JAMBI – Kota Jambi kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Sebanyak 1.200 pegawai Pemerintah Kota Jambi mengikuti pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) dalam kegiatan bertajuk “Lifesaving Action: CPR On The Road” yang sukses memecahkan Rekor MURI, Minggu (4/5/2025).

Kegiatan ini menjadi bagian dari puncak Annual Meeting ke-7 Indonesia Anesthesia and Intensive Care Annual Scientific Meeting (INASIA) 2025 yang digelar sejak 30 April hingga 4 Mei di Kota Jambi.

Mengangkat tema “Critical Care on the Edge: Strategies and Innovations for Saving Lives in Limited Resources,” acara ini menjadi ajang kolaborasi tenaga medis, pemerintah, dan akademisi dalam memperkuat kesiapsiagaan darurat kesehatan.

Piagam penghargaan Rekor MURI diserahkan oleh Senior Customer Relations Manager MURI, Andre Purwandono, kepada Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha di Lapangan Kantor Wali Kota Jambi.

Hadir pula Wakil Gubernur Jambi H. Abdullah Sani yang menegaskan komitmen Pemprov dalam meningkatkan kapasitas penyelamatan jiwa di daerah.

“Pelatihan BHD ini bukan sekadar memecahkan rekor, tapi juga bentuk investasi nyata bagi peningkatan pelayanan publik,” ujar Diza.

Ia menekankan pentingnya kemampuan pertolongan pertama, khususnya bagi aparatur pemerintah yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Wakil Gubernur Jambi H. Abdullah Sani mengapresiasi langkah progresif ini dan menyebut pelatihan semacam ini perlu terus dikembangkan.

“Kita butuh kolaborasi lintas sektor untuk membangkitkan kepedulian, memperkuat rasa kemanusiaan, dan meningkatkan angka harapan hidup masyarakat,” tegasnya.

Ketua INASIA, Dr. dr. Faisal Muchtar, Sp.An-TI, Subsp.T.I.(K), FISQua, menjelaskan bahwa pelatihan BHD di Jambi merupakan salah satu dari tiga capaian utama dalam agenda nasional ini, bersama pelatihan terakreditasi dan kerja sama internasional dengan Malaysia dan Jerman.

Panitia kegiatan, dr. Ade Susanti, Sp.An-TI, Subsp.T.I.(K), menambahkan bahwa seluruh peserta pelatihan akan menerima sertifikat resmi sebagai bukti kompetensi, dan diharapkan mampu menjadi penolong pertama dalam situasi darurat medis.

Kegiatan ini juga melibatkan Himpunan Perawat Gawat Darurat dan Bencana, Fakultas Kedokteran Universitas Jambi, relawan tenaga kesehatan, serta para akademisi. Hadir dalam acara ini Sekda Kota Jambi A. Ridwan, Ketua IDI Wilayah dan Kota Jambi, serta sejumlah pejabat dan tokoh kesehatan.

Sebagai penutup, dideklarasikan komitmen menjadikan Kota Jambi sebagai pionir kota siaga darurat kesehatan.

“Semoga dengan edukasi masif ini, Kota Jambi semakin bahagia, sehat, dan tanggap dalam menyelamatkan kehidupan. Dari Kota Jambi untuk Indonesia,” pungkas Wakil Wali Kota Diza.