MATTANEWS.CO, PALEMBANG – Suasana haru dan sedih menyelimuti pemakaman Darma Kusuma (52), korban perampokan brutal di Toko Kerupuk Suwandi, di pemakaman TPU Talang Kerikil, Sukajaya, Sukarame, Palembang. Adik korban, Sakinnaka Vagga meminta polisi untuk segera menangkap pelakunya, Kamis (27/11/2025).
Sakinnaka Vagga saat diwawancarai menjelaskan, kakaknya tidak akan pernah bisa kembali ke bumi.
“Walaupun pelakunya berhasil ditangkap, tidak akan bisa mengembalikan nyawa kakak saya, kakak saya mati. Tapi kalau tidak ditangkap, mereka akan semakin merajalela. Ini jadi pelajaran bahwa kalau pelaku kejahatan tidak dihukum, Indonesia tidak akan aman, khususnya Palembang,” ujar Vagga.
Vagga mengaku tidak mengetahui secara pasti kejadian berdarah itu, karena saat itu dirinya hanya mendapatkan telepon dari keluarga, yang mengatakan kakaknya dan iparnya ditemukan dalam kondisi kritis.
“Saat saya sampai di rumah, ada mobil ambulance, orang sudah ramai dan polisi sudah memasang garis polisi. Di dalam rumah darah sudah banyak. Dari situ saya yakin kakak saya tidak selamat,” ungkapnya.
Ia menambahkan, istri korban, Yeni Kawi (40), yang turut menjadi korban dan kini dirawat di RS Charitas sudah membaik kondisinya, beliaulah orang yang menyaksikan langsung kejadian naas itu.
Lebih jauh Vagga menjelaskan bahwa korban tinggal di rumah tersebut bersama istri, anaknya yang masih kecil umur 4 tahun dan seorang suster. Saat kejadian, anak korban berada di dalam kamar.
“Kami tidak tahu pelaku masuk dari mana, dari belakang, samping, atau atas. Semuanya sudah kami serahkan ke pihak berwajib. Mereka yang akan mengungkap bukti-bukti lebih lanjut,” tandasnya.














