BERITA TERKINI

Adurrasyid Wadjo Terpilih Aklamasi Pimpin IKB SBT Fakfak, Usung Persatuan dan Kesejahteraan

×

Adurrasyid Wadjo Terpilih Aklamasi Pimpin IKB SBT Fakfak, Usung Persatuan dan Kesejahteraan

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, FAKFAK — Abdurrasyid Wadjo, SE, M.M., terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Ikatan Keluarga Besar Seram Bagian Timur (IKB SBT) Kabupaten Fakfak untuk masa bakti lima tahun ke depan. Pemilihan tersebut berlangsung melalui Musyawarah Daerah (Musda) III setelah melalui proses panjang penjaringan bakal calon yang dibuka panitia selama kurang lebih tiga bulan, Minggu (25/10/2026).

Dalam proses penjaringan tersebut, panitia membuka pendaftaran bagi putra-putri terbaik keluarga besar Seram Bagian Timur yang ingin mencalonkan diri sebagai ketua organisasi. Dari sejumlah bakal calon yang mendaftar, Abdurrasyid Wadjo menjadi calon yang dinyatakan memenuhi persyaratan sesuai ketentuan panitia.

Proses tersebut kemudian mengantarkan Abdurrasyid terpilih secara aklamasi untuk memimpin organisasi kerukunan masyarakat Seram Bagian Timur di Kabupaten Fakfak.

Dalam sambutannya setelah terpilih, Abdurrasyid menyampaikan bahwa amanah yang diberikan kepadanya bukanlah bentuk keunggulan pribadi, melainkan tanggung jawab bersama untuk menjaga dan memperkuat persaudaraan masyarakat Seram Bagian Timur di tanah perantauan.

“Hari ini saya berdiri di hadapan bapak, ibu, dan saudara sekalian bukan sebagai orang yang paling hebat, bukan pula sebagai orang yang paling sempurna. Saya berdiri sebagai bagian dari keluarga besar Seram Bagian Timur yang lahir dari akar budaya yang sama, dibesarkan oleh nilai-nilai persaudaraan yang sama, dan memiliki harapan yang sama untuk melihat kerukunan kita semakin maju, kuat, dan bermartabat,” ungkapnya.

Menurut Abdurrasyid, kekuatan terbesar masyarakat Seram Bagian Timur di tanah perantauan bukan terletak pada harta benda, melainkan pada persatuan, kebersamaan, serta rasa saling memiliki di antara sesama anggota keluarga besar.

Atas kepercayaan yang diberikan kepadanya, Abdurrasyid menyampaikan visi kepemimpinannya, yakni mewujudkan Kerukunan Seram Bagian Timur Kabupaten Fakfak yang bersatu, maju, religius, bermartabat, dan sejahtera dalam semangat persaudaraan serta pengabdian kepada masyarakat dan daerah.

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia menyiapkan sejumlah misi yang akan menjadi arah pengembangan organisasi selama masa kepemimpinannya.

Pertama, memperkuat tali persaudaraan dan persatuan seluruh warga Seram Bagian Timur tanpa membedakan kampung, marga, golongan, maupun status sosial.

Kedua, menjaga dan melestarikan adat istiadat, budaya, bahasa, serta nilai-nilai luhur warisan leluhur agar tetap hidup dan diwariskan kepada generasi penerus.

Ketiga, meningkatkan pembinaan keagamaan dan akhlak generasi muda agar tumbuh menjadi pribadi yang beriman, berilmu, dan berakhlak mulia.

Keempat, mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui kerja sama, semangat gotong royong, serta pengembangan usaha produktif untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga besar Seram Bagian Timur.

Kelima, memberikan ruang yang lebih luas kepada pemuda dan perempuan untuk terlibat aktif dalam pembangunan organisasi dan masyarakat.

Keenam, mempererat hubungan dengan pemerintah daerah, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta seluruh komponen masyarakat di Kabupaten Fakfak demi menjaga kedamaian dan keharmonisan bersama.

Abdurrasyid menegaskan bahwa membangun kerukunan bukanlah pekerjaan yang dapat dilakukan oleh seorang ketua semata. Menurutnya, keberhasilan organisasi sangat bergantung pada partisipasi, dukungan, dan kebersamaan seluruh anggota.

Ia mengajak keluarga besar Seram Bagian Timur di Kabupaten Fakfak untuk meninggalkan perbedaan yang berpotensi memecah belah persaudaraan, mengedepankan musyawarah dalam menyelesaikan persoalan, serta menjadikan kepentingan bersama sebagai landasan dalam menjalankan organisasi.

“Ketua hanyalah pelayan organisasi, sedangkan kekuatan sesungguhnya ada pada kebersamaan anggota dan seluruh masyarakat Seram Bagian Timur yang berada di Kabupaten Fakfak,” tegasnya.

Ia juga mengajak seluruh anggota menjadikan IKB SBT sebagai rumah besar yang memberikan kenyamanan bagi setiap anggotanya, tempat untuk saling membantu ketika menghadapi kesulitan, saling menguatkan ketika mengalami tantangan, serta saling mendukung demi masa depan yang lebih baik.

Menurutnya, persatuan menjadi modal utama untuk menghadapi berbagai tantangan. Dengan semangat saling merangkul, setiap persoalan diharapkan dapat diselesaikan melalui komunikasi dan musyawarah yang mengedepankan kepentingan bersama.

Dalam kesempatan itu, Abdurrasyid turut mengajak seluruh masyarakat Seram Bagian Timur, mulai dari Karas, Pulau Tiga, hingga Wamoisan dan Tanah Rata, untuk bersama-sama mengambil bagian dalam membangun organisasi yang inklusif dan bermanfaat bagi masyarakat.

Ia berharap kepemimpinannya selama lima tahun ke depan dapat menjadi momentum untuk memperkuat hubungan kekeluargaan, menjaga identitas budaya, meningkatkan keterlibatan generasi muda, serta memperluas kontribusi organisasi bagi pembangunan daerah.

“Ketika kita bersatu, tidak ada tantangan yang terlalu besar. Ketika kita saling merangkul, tidak ada persoalan yang tidak dapat diselesaikan. Dan ketika kita berjalan bersama, Kerukunan Seram Bagian Timur akan menjadi organisasi yang dihormati, dicintai, dan memberi manfaat bagi masyarakat Fakfak,” ujarnya.

Di akhir sambutannya, Abdurrasyid memohon doa dan dukungan seluruh keluarga besar Seram Bagian Timur agar amanah kepemimpinan yang dipercayakan kepadanya dapat dijalankan dengan baik.

Ia juga menyampaikan harapan agar Allah SWT senantiasa memberikan petunjuk, memperkuat persaudaraan, serta memberkahi setiap upaya yang dilakukan untuk kemajuan bersama.

Sebagai penutup, Abdurrasyid menyampaikan ungkapan adat dan pantun yang mencerminkan identitas budaya, rasa hormat kepada para hadirin, serta harapan agar Musda III IKB SBT membawa keberkahan dan kebahagiaan bagi seluruh keluarga besar Seram Bagian Timur.

“Dari Bula ke Pulau Goram, mampir di Geser membeli mangga. Terima kasih hadirin sekalian, Musda III membawa berkah dan bahagia. Bunga mekar di musim hujan, Harum semerbak di dalam taman, Jika kita bersatu hati, Seram Timur jaya di tanah perantauan.” tutur pantunya.

Musda III IKB SBT diharapkan menjadi momentum mempererat persaudaraan, memperkuat persatuan, dan membangun organisasi yang semakin solid serta mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat Seram Bagian Timur dan Kabupaten Fakfak.

Penulis: Mokhsen