NUSANTARATNI DAN POLRI

Akhirnya Dibuka, Dandim 1803/Fakfak Berhasil Mediasi Pemalangan Kolam Renang Air Besar

×

Akhirnya Dibuka, Dandim 1803/Fakfak Berhasil Mediasi Pemalangan Kolam Renang Air Besar

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, FAKFAK – Komandan Kodim (Dandim) Letkol Inf Wahlin Rahman, S.Pd., bersama Pemerintah Daerah dan Tokoh Lembaga Adat, melaksanakan mediasi dan Pelepasan/pembukaan Palang kayu yang terpasang di pintu masuk tempat wisata permandian (kolam renang) Kampung Air Besar, Distrik Fakfak Tengah, Senin (9/3/2026).

Diinisiasi Dandim 1803/Fakfak, semua pihak dapat bersinergi, baik masyarakat adat, pemerintah, dan institusi keamanan, kegiatan pelepasan/pembukaan palang kolam renang Air Besar merupakan langkah yang positif.

Dandim 1803/Fakfak bersama pemilik Hak Ulayat sdr. Abraham Komber tonggoh akhirnya mendapatkan titik terang, dimana dalam kesempatan tersebut Letkol Inf Wahlin Rahman, menyampaikan agar persoalan ini dapat segera ditemukan i psolusi terbaik, sehingga semua pihak serta masyarakat sama-sama bisa mendapatkan manfaat dari tempat wisata Kolam renang ini. Mohon agar kita sama-sama saling membuka hati dan tidak saling menyalahkan.

Menurut Letkol Inf Wahlin Rahman, S.Pd., Kegiatan ini tidak hanya memiliki nilai praktis dalam pengembangan fasilitas publik, tetapi juga memiliki makna simbolis dalam memperkuat hubungan sosial dan pengakuan terhadap hak-hak Masyarakat adat.

“Dengan pengelolaan yang baik, kolam renang ini diharapkan dapat memberikan manfaat yang optimal bagi perkembangan di kampung Air Besar,” ucapnya.

Dandim menyayangkan, sudah lebih dari satu tahun, kolam ini tidak digunakan akan berdampak pada kerusakan barang yang lama tidak digunakan dan untuk memperbaikinya akan menghabiskan anggaran yang sangat besar.

Kehadiran dan inisiasi Dandim 1803/Fakfak ini menunjukkan dukungan dari TNI dalam menjaga stabilitas dan keamanan selama kegiatan, serta komitmen dalam mendukung pembangunan daerah yang melibatkan peran serta Masyarakat adat di wilayah kabupaten Fakfak.

“Permasalahan seperti ini sering kali terjadi dan tidak ada solusi atau jalan keluar terkait apa yang menjadi permasalahan disekitar.Saya juga akan membantu untuk nantinya dapat mempertemukan saudara semua dengan pemerintah daerah dalam penyelesaian, agar hal seperti ini tidak terulang lagi di masa-masa yang kan datang,” terang Dandim.

Diharapkan dengan terlaksananya mediasi dan pembukaan Pemalangan ini, dapat memberikan manfaat Positif kepada semua pihak serta dapat meningkatkan perekonomian masyarakat lokal dengan adanya kunjungan wisatawan lokal maupun non lokal serta dapat memperkuat hubungan antara pemerintah, institusi keamanan, dan masyarakat adat di wilayah Kabupaten Fakfak.

Hadir dalam kegiatan tersebut diantaranya Soleman Temongmere., ST.,M.M (Kepala distrik Fakfak tengah), Edwardus Tanggahma (Kepala kelurahan danaweria), Kapten Inf. Rendra Pandu P. G. (Pasi Intel Kodim 1803/Fakfak), Lettu Inf. Basri Pionir (Pasi OPS Dim 1803/Fakfak), Iptu Taborat (Wakapolsek kota Fakfak), Apaner Hegemur (Ketua Dewan Adat Mbahammatta Fakfak), Bpk Abraham Komber tonggoh (Pemilik hak Ulayat), Ibu Eklepena Komber tonggoh (Pemilik hak Ulayat), Bpk Yowel Komber (Ketua sub komenal kopaur), Bpk Domanikus Mandokma (Tokoh adat), Bpk Julianus Mandotma (Tokoh adat), Bpk Paulus Komber tonggoh (Pemilik hak Ulayat), Ibu Makdalena Komber tonggoh (Pemilik hak Ulayat), Irmanus Komber tonggoh (Pemilik hak Ulayat), Imanuel Komber tonggoh (Pemilik hak Ulayat), Para tokoh adat dan masyarakat air besar.