[responsivevoice_button voice=”Indonesian Female” buttontext=”Klik Disini Untuk Mendengarkan Berita”]
Reporter : Poppy Setiawan
MATTANEWS.CO, JAKARTA BARAT– Meluasnya penyebaran Virus Corona (Covid-19) di Indonesia menjadi dampak pedagang mobil bekas jadi lesu.
Pedagang mobil bekas mengaku mengalami penurunan penjualan di tengah situasi pandemi Virus Corona (Covid-19) yang melanda dunia, termasuk Indonesia.
Misalnya Tika Pratiwi, pemilik Aca Auto Cars (AAC) di Meruya Utara Jakarta Barat mengatakan bahwa dalam situasi seperti ini, pembeli mobil bekas menjadi sepi, terutama saat Virus Corona (Covid-19) mulai melanda Tanah Air.
Penjualan babak belur. Sejak bulan Maret 2020 sampai saat ini belum ada mobil yang terjual,” kata Tika, saat dikonfirmasi mattanews.co, Selasa (14/4/2020).
Tika mengatakan sebelum wabah virus corona (Covid-19), showroomnya bisa menjual sedikitnya lima unit mobil per bulan.
Namun semenjak virus corona (Covid-19) mewabah, persisnya minggu kedua Maret, tak ada lagi unit yang terjual.
“Sampai sekarang penjualannya masih nol. Belum ada lagi yang beli. Kami sudah pasang iklan di online, tapi sama saja hasilnya,” kata Tika.
Sepinya pembeli membuat showroom terpaksa ditutup sementara. Setidaknya sampai wabah virus corona mereda.
“Sudah 3 minggu kami tutup. Habis mau bagaimana lagi. Tak hanya showroomnya tapi juga pada pedagang kecil mobil bekas lainnya dan ia berharap pemerintah dapat menangani situasi dengan cepat, agar perekonomian Indonesia membaik dan pasar mobil bekas meningkat,” tutupnya.
Editor : Poppy Setiawan














