BERITA TERKINI

Akibat Lalai, Tumpukan Sepah Tebu Ludes Terbakar

×

Akibat Lalai, Tumpukan Sepah Tebu Ludes Terbakar

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO,TULUNGAGUNG – Akibat lalai mengakibatkan tumpukan sepah tebu yang kering ludes terbakar, warga Tulungagung kehilangan puluhan juta rupiah.

Kebakaran itu terjadi di belakang lokasi penggilingan tebu tradisional milik Mahrus Zaenuri (52) beralamat RT 03 RW 09 Dusun Jeding Lor Desa Aryojeding Kecamatan Rejotangan Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, Minggu (13/8/2023) Siang.

Dalam keterangannya, Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Rejotangan Polres Tulungagung Polda Jawa Timur, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Puji Hartanto, S.Pd., mengatakan kejadian kebakaran itu terjadi sekira pukul 13.00 WIB.

“Kebakaran terjadi di belakang penggilingan tebu milik saudara Mahrus Zaenuri Desa Aryojeding,” ucap Mantan Kapolsek Kalangbret Polres Tulungagung Polda Jawa Timur itu.

“Diduga akibat lalai sehingga tumpukan sepah tebu ludes dilalap si jago merah,” imbuhnya.

Puji menambahkan pihaknya mengetahui adanya kebakaran itu berawal dari laporan masyarakat.

Atas laporan itu, jelas dia, petugas sebelum menuju ke tempat kejadian kebakaran pihaknya terlebih dahulu melakukan koordinasi dengan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Tulungagung.

“Kronologis kebakaran itu dari keterangan saksi Imelia Putri Febriani (17) berawal dari ayahnya (Mahrus Zaenuri) dibantu karyawan melakukan pembakaran daging ayam yang akan digunakan untuk lomba mancing menggunakan sepah (sampah) tebu di belakang lokasi penggilingan tebu, Minggu (13/8) sekira pukul 08.00 WIB,” tambahnya.

“Kemudian selesai membakar daging ayam tersebut pemilik (Mahrus Zaenuri) pergi ke depan untuk menemui tamu, sedangkan karyawan pergi memancing,” sambungnya.

“Selanjutnya, sekira pukul 13.00 WIB, saat saksi 1 (Kharisma Widayati) mendengar suara letusan ban dan bunyi kretek-kretek kemudian setelah dicek asal suara tersebut ternyata kepulan asap dan api pada tumpukan sepah tebu, melihat kejadian itu akhirnya membangunkan ayahnya yang sedang tidur dan saksi 2 menghubungi Polsek Rejotangan,” katanya menambahkan.

Lebih lanjut Puji menjelaskan petugas dilokasi kebakaran dengan dibantu warga setempat bahu-membahu memadamkan kobaran api tersebut.

“Kobaran api akhirnya bisa dipadamkan sekita pukul 14.30 WIB. Tidak ada korban jiwa,” terangnya.

“Atas kebakaran itu pemilik mengalami kerugian materiil diperkirakan hingga 30 juta rupiah,” tukasnya.