BERITA TERKINI

Akibat Lumpur PT GGB Petani Desa Arahan Dirugikan

×

Akibat Lumpur PT GGB Petani Desa Arahan Dirugikan

Sebarkan artikel ini

Reporter : Agustoni

LAHAT, Mattanews.co – 

Diduga akibat lumpur PT GGB ( Golden Great Borneo) membuat warga Merapi Timur, khususnya petani Desa Arahan dirugikan. Pasalnya, lumpur yang mengenangi sawah setinggi mata kaki, sulit untuk ditanami padi.

“Sawah saya terendam lumpur Batubara pak, padahal sudah siap untuk ditanami,” jelas petani Desa Asahan, Sulas (50) ketika dibincangi wartawan online media ini.

Sulas mengatakan, selama ini tidak pernah terjadi benaman lumpur tambang batubara, yang merugikan petani.

“Bukan saya saja yang dirugikan, banyak juga petani lainnya. Kami sekeluarga hidup dan makan dari hasil bercocok tanam pak,” tambahnya.

Sementara, salah satu warga yang engan menyebutkan namanya menjelaskan, barang elektronik dan furniture dirumahnya rusak berat, setelah diterjang banjir lumpur.

“Semoga perusahaan ini memberikan solusi atas kejadian ini. Jelas, kami warga merasa dirugikan,” jelasnya.

Ketika dikonfirmasi, Manager PT GGB ( Golden Great Borneo), melalui Humasnya, Syam Adim menjelaskan, pihaknya akan menginvestigasi kejadian tersebut.

“Kami akan investigasi ke lapangan. Kami akan mengajak beberapa perwakilan warga, Babinsa, Kadus, BPD,” jelasnya.

Untuk hasil investigasi sementara, lanjut Syam, “Terdapat dua aliran air yang menjadi satu, mengarah ke pemukiman warga, yaitu melalui Sungai Gegas. Dugaan sementara aliran lumpur itu berasal dari PT GGB. Area tersebut memang masuk IUP PT GGB, namun belum aktif, tidak ada aktifitas disana,” ujarnya.

Editor : Selfy