Reporter : Adi
PALEMBANG, Mattanews.co – Demi mewujudkan pendataan yang maksimal dan baik. Dinas Catatan Sipil Provinsi Sumsel terus memaksimalkan kinerja dari Capil tingkat Kota dan Kabupaten. Hasilnya data Akte kelahiran dan Kematian sudah lebih dari target Nasional yang ditetapkan.
“Saat ini akte kelahiran sudah dimiliki atau dibuat sebanyak 90,96%. Dari target Nasional yang hanya sebesar 85% saja. Meskipun begitu kita akan terus mengoptimalkan pendataan serta pembuatan akte secara berkesinambungan,” kata Kabid Fasilitasi Pencatatan SiPil Provinsi Sumsel Uskah Rozak saat ditemui di Kantor Capil Sumsel Rabu (06/11/2019).
Sementara itu ia juga berkata, jika ada yang melakukan pungli maka akan dikenakan sanksi oleh pihak yang bertanggung jawab seperti KPK dan lainnya. Pihaknya terus mengimbau agar siapapun yang berjalan di pelayanan publik harusnya ikhlas dan kompeten. Agar masyarakat mendapatkan hasil yang memuaskan agar citra publik terbangun baik.
Mengenai pelayanan yang dilakukan secara online itu merupakan kebijakan dari kabupaten kota itu sendiri. Dalam hal ini Capil Provinsi hanya mendukung saja. Kemampuan administrasi dan SDM sepenuhnya kewenangan Capil daerah yang bersangkutan.
“Palembang sendiri masih melayani secara manual. Meskipun ada Kabupaten yang sudah melakukan pelayanan secara digital,” jelas dia.
Sementara itu data Akte kematian juga telah mencapai 95, 018%. Dimana target Nasional hanya sebesar 50% saja. Data ini sendiri terakhir di input bulan Oktober lalu. Tapi kesulitan di akte kematian ini sangat bervariasi. Sebab tingkat kebutuhan masyarakat sangat la minim. Jika tidak mengurus pensiun atau waris maka tidak ada masyarakat yang mengurus akte ini. Mana lagi ada masyarakat yang memakamkan jenazah di pemakaman keluarga dimana tidak ada surat rekomendasi dari pihak Kelurahan dan Desa.
“Disinilah peran dari Capil Kabupaten/Kota untuk melakukan jemput bola pendataan. Meskipun sudah bekerjasama dengan pihak Kelurahan dan Kecamatan,” ulasnya.
Editor : Anang














