BERITA TERKINIHEADLINEHUKUM & KRIMINAL

Aktivis Perempuan Kota Palembang Imbau Para Perempuan Untuk Menjaga Dirinya Sendiri

×

Aktivis Perempuan Kota Palembang Imbau Para Perempuan Untuk Menjaga Dirinya Sendiri

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, PALEMBANG – Tewasnya Sri Wahyuningsih (35) ditangan sang suami, Rangga, menyita perhatian publik, termasuk juga aktivis perempuan Kota Palembang. Pihak kepolisian dituntut cepat bertindak, jangan membiarkan perkara ini berlarut-larut, Kamis (22/1/2025).

‘Kami, aktivis perempuan mengecam kejadian ini. Lagi-lagi korban nya perempuan, IRT, yang memiliki anak masih kecil, meninggal dunia setelah dicekik sang suami di dalam Kamar rumahnya,’ jelas Dr Conie Panic Puteri, saat diwawancarai wartawan.

Menurut Conie, seharusnya suami menjadi pelindung untuk isteri, bukan malah menjadikannya musuh.

“Seharusnya rumah menjadi aman bagi isteri. Ini malah sebaliknya, kekerasan terjadi, bahkan dilakukan orang terdekat. Dari itu saya mengimbau kepada seluruh perempuan, untuk menjaga diri dengan sebaik-baiknya. jangan pernah membuka ruang untuk melakukan kekerasan terhadal diri kita, baik orang lain maupun orang terdekat, tidak terkecuali suami. Intinya, isteri harus mampu dan wajib mempertahankan kehormatan dan mempertahankan keselamatannya sendiri,” ujarnya.

Conie menjelaskan, selama ini pihak pemerintah dan pihak terkait, telah melakukan sosialisasi pencegahan kekerasan terhadap perempuan, baik kekerasan fisik maupun psikis.

“Sosialisasi itu masih terus digalakkan, namun sangat disayangkan masih saja terjadi. Dalam UU No 23 Tahun 2004, tentang penghapusan KDRT sudah sangat jelas, ini merupakan kekerasan fisik dalam rumah tangga yang mengakibatkan hilangnya nyawa seseorang dengan ancaman hukuman selama 15 tahun,” tandasnya.

Conie berharap apart kepolisian, dapat segera mengambil tindakan.

“Semoga kepolisian cepat bertindak, memproses pelaku hingga ke pengadilan. Kami akan kawal kasus ini hingga tuntas,” tegasnya.