MATTANEWS.CO, PALEMBANG – Memperingati satu tahun Omnibus Law Cipta Kerja, aliansi Mahasiswa dan Buruh gelar aksi kreatif, di Simpang Lima DPRD Provinsi, Jalan Angkatan 45 Palembang, Selasa (5/10/2021).
Sekilas mengingat, apa yang terjadi pada 5 Oktober satu tahun lalu, ratusan ribu rakyat turun ke jalan, meneriakkan penolakan dan perlawanan atas rencana pengesahan UU Cipta Kerja Omnibus Law (UU Cilaka).
Mulai dari Pelajar, Mahasiswa, buruh, petani, kelompok perempuan tumpah ruah, di seluruh Indonesia.
Koordinator Lapangan (Korlap) Lanang Sedayu mengatakan, UU Cilaka kini telah sah, dia adalah contoh sempurna, bagaimana elit pebisnis dan elit politik berkolaborasi, memperkuat tujuan ekonomi politik bisnis mereka, dalihnya investasi.
“Dengan menggunakan alat-alat negara, Represif dan Masif, jelmaan inilah yang kita kenal sekarang sebagai OLIGARKI,” ucapnya.
Mahasiswa semester terkahir itu menjelaskan, ketika pandemi mengahantam, kita kembali dipertontonkan dengan potongan-potongan drama menyedihkan, bagaimana sistem yang ada tak pernah mampu menyelamatkan kita dan menolong kita.
“Berujung pada bagaimana kita semakin melihat jika, mereka hanya menyelamatkan mereka sendiri,” ujarnya.
Aliansi mahasiswa menghimbau, maka dari itu kami mengajak semua elemen yang resah dan dirugikan oleh oligarki.
“Untuk kembali menyadari dan tidak henti terus mengutarakan apa yang perlu diutarakan. Mengusahakan apa yang bisa diusahakan bersama, dan kita kembali bertemu lagi hari ini berbagi cinta dan amarah,” tegasnya.














