MATTANEWS.CO, ACEH TAMIANG – Di tengah kondisi ribuan warga yang masih hidup dalam ketidakpastian pascabanjir meteorologi, Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang mengambil langkah tegas dan terukur. Melalui Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA), rapat koordinasi krusial digelar di Aula Setdakab Aceh Tamiang, Selasa (10/2/2026) dengan satu keputusan utama: percepatan eksekusi lahan untuk pembangunan Hunian Tetap (Huntap) bagi korban banjir.
Bupati Aceh Tamiang, Irjen Pol (Purn.) Drs. Armia Pahmi, M.H., secara terbuka menegaskan bahwa tidak ada lagi ruang untuk penundaan. Ia memberikan peringatan keras kepada seluruh pimpinan perusahaan kelapa sawit, baik BUMN maupun swasta, untuk segera menunjukkan tanggung jawab sosialnya.
“Penyediaan lahan Huntap bukan sekadar urusan administrasi, melainkan persoalan kemanusiaan,” ucapnya.
Pernyataan Bupati Aceh Tamiang tersebut, mendapatkan apresiasi dari
Ketua Umum Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG ) Kabupaten Aceh Tamiang, Muhammad Abdi Pratama, SE.
“Kita menilai sikap tegas bupati Aceh Tamiang sebagai keputusan yang tepat dan berpihak pada rakyat,” ungkapnya.
Ketegasan seperti ini yang ditunggu masyarakat, sambung Muhammad Abdi Pratama, karena Ketika rakyat menderita dan hidup dalam kondisi tidak layak, negara tidak boleh ragu. Penetapan batas waktu oleh Bupati adalah langkah berani dan sangat dibutuhkan agar pembangunan Huntap tidak terus tersandera.
“Kebijakan tersebut juga mencerminkan kepemimpinan yang kuat dan berorientasi pada solusi, terlebih keputusan itu mendapat dukungan penuh dari unsur Forkopimda, termasuk Kapolres dan Kejari Aceh Tamiang,” terang Muhammad Abdi Pratama.
Lebih jauh, ekompakan Forkopimda menunjukkan bahwa kepentingan masyarakat ditempatkan di atas segalanya. Ini pesan yang jelas: pemulihan Aceh Tamiang harus dipercepat, dan tidak boleh ada pihak yang menghambat.
“AMPG Aceh Tamiang menegaskan memberikan dukungan penuh terhadap langkah Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang dan mengajak seluruh elemen, termasuk dunia usaha, untuk bersikap kooperatif demi memastikan para korban banjir segera mendapatkan hunian yang layak dan bermartabat,” pungkas Ketua AMPG Aceh Tamiang.














