BeritaBERITA TERKININUSANTARAPOLITIK

Anggota DPR-RI Mundur Jadi Ketua Tim Pemenagan Ridho, Ini Tanggapan Sekjen NasDem Tanah Datar

×

Anggota DPR-RI Mundur Jadi Ketua Tim Pemenagan Ridho, Ini Tanggapan Sekjen NasDem Tanah Datar

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, TANAH DATAR – Sadiq Pasadigoe, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Repoblik Indonesia (DPR-RI) mundur sebagai ketua Pemenagan Richi-Donny (Ridho), Sekretariat Jendral Dewan Pimpinan Daerah (DPD) NasDem Tanah Datar beri tanggapan dalam jumpa Pers di Kantor Relawan di Jalam Minang, Selasa (8/10/2024).

Dengan beredarnya surat pengunduran diri Sadiq Pasadigue, anggota DPR-RI dari Partai Nasdem, sebagai Ketua Pemenangan Pasangan Calon Bupati Tanah Datar yang bernomor Urut 1, menimbulkan rumor yang beredar di tengah-tengah masyarakat. Untuk itu sekretaris Partai NasDem, berikan tanggapan.

Adrijinil Simabura Sekretaris DPD Nasdem Tanah Datar mengatakan kemunduran Sadiq itu biasa, dan juga haknya, tapi sebagai kader NasDem yang tegak lurus patuh dengan DPP, Ia akan menunggu keputusan dari pusat dan DPW, karena Ia sebagai pengurus DPD wajib memberitahu ke tingkat Provinsi dan Pusat.

“Sebagai kader NasDem harus tegak lurus dengan perintah DPP Partai, kami sebagai pengurus Daerah, sudah menyurati DPW dan DPP, tentang kemunduran, Sadiq, jadi ketua Tim pemenangan, dengan alasan yang tertuang dalam Surat tersebut,” katanya.

Juga Adrijinil ungkapkan dengan beredarnya Rumor yang kurang baik dari pihak sebelah, seolah-olah akan turunya elektabilitas Ridho, Ia tidak menanggapi serius, tapi seandainya Sadiq melawan perintah DPP, akan fatal akibatnya.

“Kami tidak permasalahkan rumor yang beredar, walaupun itu buruk atau baik, yang penting kami Optimis, menang, kalau masalah Sadiq melawan aturan yang dibuat DPP, bisa-bisa iya, akan di PAW kan,” tegasnya.

Sementara itu Anton Yodra, ketua Harian Pemenangan Ridho mengatakan, mundurnya Sadiq jadi ketua ditanggapi positif, baik itu mungkin karena terikat dengan undang-undang, atau mungkin karena kesehatanya yang kurang mendukung.

“Kami, berasumsi positif saja, dengan pengunduran diri Sadiq jadi ketua pemenagan, tapi itu urusan intern Partai NasDem. Tapi didalam surat pengunduran diri tersebut bahwa gambarnya yang terpasang di baliho pasangan Ridho, harus dibuka, kami sudah kordinasi dengan KPU dan Bawaslu, itu tidak menyalahi aturan, karna digambarnya tidak tertulis Anggota DPR-RI, tapi hanya sekedar kader partai Nasdem,” katanya.

Dalam hal ini, Anton Yondra, tetap memberi semangat kepada relawan dan tim pemenangan Ridho, ” jangan gara gara ini, kita menjadi kendor,” pungkasnya.