BERITA TERKINI

Anggota DPRD OKI Inginkan Danau Wisata Teluk Gelam Kembali Hidup

×

Anggota DPRD OKI Inginkan Danau Wisata Teluk Gelam Kembali Hidup

Sebarkan artikel ini

Reporter : Asni

OKI, Mattanews.co – Danau Wisata Teluk Gelam yang pernah populer beberapa tahun yang lalu menjadi objek wisata yang begitu banyak di minati dari berbagai daerah dan yang terkhusus untuk masyarakat di OKI.

Dari Fraksi Partai Demokrat DPRD Kabupaten OKI, meminta pihak pemerintah kabupaten untuk mengoptimalkan kembali objek wisata Teluk Gelam yang selama ini tidak difungsikan.

Padahal jika hal itu dikelola dengan serius pendapatan asli daerah akan meningkat. Demikian diungkapkan juru bicara Fraksi Partai Demokrat, Antoni saat panyampaian pemandangan fraksi dalam rapat paripurna belum lama ini.

Keberadaan objek wisata Teluk Gelam yang me9njadi kebanggaan masyarakat Kabupaten OKI kondisinya saat ini sangat menyedihkan sepi dan tak terawat lagi,Saat Dikelola pihak ketiga yakni PT Eljon tidak juga membuat kondis lebih baik. Bahkan PT Eljon mengundurkan diri karena tidak mampu lagi menggelola objek wisata tersebut.

Hal ini kemungkinan disebabkan sepinya pengunjung.

Sementara setiap tahun pemerintah kabupaten OKI, melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata selalu menganggarkan biaya perawatan. Sepeti pengecatan dan pemeliharaan jenis lainnya.

“Antoni begitu sangat berharap jika pihak pemerintah mau serius bekerjasama untuk mengelola kembali objek wisata tersebut dengan profesional,” terangnya.

Selain menginginkan di hidupkan kembali Danau Wisata Teluk Gelam,Anggota DPRD kabupaten OKI ini juga meminta pemerintah untuk lebih meningkatkan lagi pelayanan, khususnya dalam perekaman KTP elektronik. Yang selama ini sering kali dikeluhkan masyarakat.

Wakil rakyat ini meminta pemerintah mencari formula agar keluhan selama ini yang dinilai lambat bisa diatasi.

Menurutnya terakhir Pemkab OKI juga diminta untuk memperjelas batas wilayah di lahan register antara Mesuji Kabupaten OKI dan Mesuji Lampung. “Karena jika persoalan ini tidak segera dilakukan, dikhawatirkan konflik berdarah akan terjadi lagi,” jelasnya.

Editor : Anang