MATTANEWS.CO,TULUNGAGUNG– Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM) yang dilaunching oleh upati Tulungagung Drs. Maryoto, M.M., pada Oktober 2021 diharapkan memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengurus dokumen administrasi kependudukan.
Pantauan media ini di lokasi, mesin ADM tersebut terkesan mangkrak dan sudah tidak difungsikan lagi. Pasalnya, mesin ADM yang berada di sebelah timur pintu masuk kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur selalu dalam keadaan terkunci.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Dukcapil Kabupaten Tulungagung, Nina Hartiani, S.H., melalui Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk Djarno, S.E., mengatakan pihaknya tidak menampik bahwasanya mesin ADM yang merupakan Corporate Social Responsibility (CSR) dari Bank Jatim Provinsi itu sementara tidak beroperasi lagi.
“Semenjak akhir Februari 2022 adanya peralihan sistem mesin ADM tersebut sudah tidak kami difungsikan,” ucap Djarno saat ditemui mattanews.co di ruang kantor Sekretaris Dukcapil Tulungagung, Heri Setiawan, S.STP., M.M.
Dia menambahkan mesin ADM ini difungsikan sebagai unit pelayanan untuk memudahkan masyarakat dalam mengurus dokumen administrasi kependudukan.
Namun demikian, sambung dia, semenjak Dukcapil meluncurkan program yang ada di Desa dan Kelurahan tersebar di seluruh Tulungagung, ternyata animo masyarakat sangat antusias.
“Masyarakat dalam mengurus dokumen kependudukan bisa langsung di desa masing-masing tanpa harus datang ke kantor Dukcapil. Hal ini juga menyebabkan warga tidak banyak mengurus melalui ADM,” tambahnya.
“Disamping itu, adanya pergantian sistem di aplikasinya sehingga berdampak pada pengoperasian ADM itu sendiri. Kendati begitu, beberapa lalu kami konfirmasi ke teman-teman teknis di pusat sepertinya sudah Up lagi,” sambungnya.
Menurut Djarno, pihaknya tidak menampik ADM semenjak sudah tidak dioperasikan lagi oleh petugas (Dukcapil.red) unit mesin tersebut dalam keadaan terkunci. Hal ini dilakukan dalam upaya mengamankan dari tangan-tangan jahil atau dirusak oleh oknum tidak bertanggung jawab.
“Ini segera akan kami tindaklanjuti jika sistem sudah difungsikan dan alat sudah bisa dioperasionalkan. Saya cek sendiri waktu itu memang ada yang terbakar sehingga ada beberapa bulan itu coba kami benahi. Alhamdulillah, sudah bisa menyala, cuma untuk sistem kami harus koordinasi dengan Pusat,” ujarnya.
“Kalau hal ini memang jadi harapan dari masyarakat tentunya kami akan respon dan membuka kembali dan difungsikan lagi layanan ADM,” imbuhnya.
Lebih lanjut pihaknya mengimbau kepada seluruh masyarakat Tulungagung agar bisa memanfaatkan semua pelayanan Dukcapil baik itu ada di Desa, Kelurahan, Kecamatan, mesin ADM, maupun yang ada di Mall Pelayanan Publik dalam mengurus dokumen kependudukan.
“Semua layanan kami itu gratis, jadi minta tolong kepada masyarakat tidak memanfaatkan dan dimanfaatkan oleh Oknum bila mengurus dokumen kependudukan,” imbaunya.
“Silakan diurus sendiri tidak ada yang sulit, bila menemukan kesulitan kami akan bantu,” pungkasnya.














