BERITA TERKININUSANTARAPEMERINTAHAN

APBD 2026 Turun Jadi Rp225 Miliar, Devi Suhartoni Tegaskan Fokus Prioritas dan Pastikan Gaji ASN Aman

×

APBD 2026 Turun Jadi Rp225 Miliar, Devi Suhartoni Tegaskan Fokus Prioritas dan Pastikan Gaji ASN Aman

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO,MUSI RAWAS UTARA– Bupati Musi Rawas Utara, Devi Suhartoni, menegaskan bahwa pada tahun anggaran 2026, APBD Kabupaten Musi Rawas Utara mengalami penurunan signifikan menjadi Rp225 miliar. Kondisi ini berdampak langsung terhadap sejumlah program pembangunan yang belum dapat direalisasikan secara maksimal.

Pernyataan tersebut disampaikan Bupati melalui laman Facebook resminya pada Senin (2/3/2026). Dalam keterangannya, ia menjelaskan bahwa selain penurunan menjadi Rp225 miliar, pada tahun 2026 juga terjadi pengurangan anggaran sebesar Rp480 miliar dari total anggaran sebelumnya.

“Uang sejumlah ini tentu sangat besar untuk menyelesaikan jalan, jembatan, rumah, dan sekolah. Namun dengan kondisi pengurangan anggaran yang cukup besar, tentu ada banyak program yang belum bisa berjalan karena kendala anggaran,” ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa dampak pengurangan ini tidak hanya dirasakan oleh Kabupaten Musi Rawas Utara, tetapi juga terjadi di seluruh kabupaten di Indonesia. Hal tersebut menyebabkan sejumlah program pembangunan di berbagai kecamatan terpaksa ditunda atau dilaksanakan secara bertahap.

“Perlu kami sampaikan bahwa pengurangan anggaran ini tidak hanya terjadi di kabupaten kita, tetapi seluruh kabupaten di Indonesia. Dan ini tentu membuat banyak program pembangunan belum dapat dilaksanakan di semua kecamatan. Pasti masyarakat akan bertanya kepada DPRD dan juga pemerintah. Inilah penjelasan kami untuk semua,” jelasnya.

Meski demikian, Bupati memastikan dirinya bersama Wakil Bupati dan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tetap fokus menjaga stabilitas pemerintahan serta melaksanakan pembangunan berdasarkan skala prioritas.

“Kami tetap fokus menjaga dan membangun Musi Rawas Utara secara baik, mana yang bisa dan yang prioritas sekali sebagaimana instruksi dari kementerian terkait. Kita akan terus berkomunikasi,” tegasnya.

Ia juga menekankan bahwa hal paling utama yang dijaga pemerintah daerah adalah memastikan tidak terjadi keterlambatan pembayaran gaji bagi para guru, tenaga kesehatan (nakes), ASN, serta penunjang kegiatan pemerintahan lainnya.

“Yang saya jaga jangan sampai Musi Rawas Utara tidak gajian para guru, nakes, ASN dan penunjang kegiatan pemerintahan. Serta kita semua tetaplah aman, damai dan mendoakan kebaikan kepada negara dan juga daerah kita Muratara,” ujarnya.

Dalam refleksinya, Bupati juga menyinggung perkembangan Kabupaten Musi Rawas Utara selama ini. Ia mengakui bahwa kemajuan daerah belum sepenuhnya sempurna, namun sudah menunjukkan perkembangan yang cukup baik.

“Apakah Musi Rawas Utara sudah iluk nian? Tentu lumayan ado, iluk nian lum. Ini semua kerja keras masyarakat dan pemerintah. Kita memulai dari para pendahulu, yaitu almarhum kakanda Akisropi Ayub, Agus, mamanda Syarif Hidayat dan dilanjut saya,” tuturnya.

Ia menambahkan bahwa seluruh pemimpin terdahulu memiliki kontribusi besar terhadap kemajuan daerah, termasuk dukungan dari Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, yang dinilai selalu memberikan perhatian bagi Musi Rawas Utara.

“Semua punya kontribusi yang baik hingga Musi Rawas Utara sampai seperti saat ini lumayan disegani dan dihormati. Serta bantuan dari Gubernur Herman Deru yang selalu memberi perhatian lebih pada Musi Rawas Utara,” paparnya.

Terkait pembangunan infrastruktur, Bupati memastikan bahwa jalan utama di Kecamatan Nibung akan terus diselesaikan secara bertahap pada 2025 dan berlanjut pada 2026, termasuk pembangunan akses jalan menuju Kecamatan Ulu Rawas.

“Kita selesaikan secara bertahap. Tahun 2026 juga bertahap bersama jalan ke Kecamatan Ulu Rawas,” tegasnya.

Selain itu, pada tahun 2026 pemerintah daerah juga memastikan pembangunan infrastruktur telekomunikasi di empat desa yang akan mendapatkan tower seluler. Salah satunya adalah SP 8 Desa Mulya Jaya, Kecamatan Nibung, Kabupaten Musi Rawas Utara.

“Insya Allah April 2026, jika tidak ada perubahan lagi, empat desa masuk tower seluler. Salah satunya SP 8 Desa Mulya Jaya, Kecamatan Nibung,” jelasnya.

Orang nomor satu di jajaran Pemerintah Kabupaten Musi Rawas Utara itu pun berharap masyarakat dapat mendukung penuh pembangunan tersebut tanpa memberikan tuntutan berlebihan yang dapat menghambat realisasi investasi.

“Semoga kita terus berbenah. Cara berbenah yang baik adalah ketika tower masuk jangan banyak minta ini itu, daripada nanti orang lari lagi,” pungkasnya.

Dengan kondisi keterbatasan anggaran ini, Pemerintah Kabupaten Musi Rawas Utara berkomitmen tetap menjaga stabilitas, memprioritaskan kebutuhan mendasar masyarakat, serta terus berupaya membangun daerah secara bertahap dan berkelanjutan.