BERITA TERKININUSANTARAPEMERINTAHAN

Atasi Kelangkaan LPG 3 Kg, Pemkab Kapuas Hulu Usulkan Operasi Pasar di Putussibau

×

Atasi Kelangkaan LPG 3 Kg, Pemkab Kapuas Hulu Usulkan Operasi Pasar di Putussibau

Sebarkan artikel ini
Oplus_131072

MATTANEWS.CO, KAPUAS HULU – Lebih dari sepekan terakhir ini, masyarakat di wilayah Kabupaten Kapuas Hulu, khususnya Putussibau dihadapkan pada kondisi langkanya Gas Elpiji 3 Kilogram, dengan harga meroket.

Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu melalui Bagian Perekonomian, Administrasi Pembangunan dan Sumber Daya Alam (Ekbangsda) Sekretariat Daerah terus berupaya mengatasi kelangkaan dan tingginya harga gas elpiji 3 kilogram yang belakangan ini dikeluhkan masyarakat, khususnya di wilayah Putussibau dan sekitarnya.

Kepala Bagian Ekbangsda Setda Kapuas Hulu, Budi Prasetyo, menyampaikan bahwa berdasarkan data yang tercatat di Bagian Ekbangsda, saat ini terdapat 7 agen resmi dan 233 pangkalan elpiji 3 kilogram yang terdaftar di Kabupaten Kapuas Hulu.

Namun demikian, pihaknya menduga sebagian pangkalan tersebut sudah tidak aktif beroperasi, sehingga berdampak pada distribusi gas bersubsidi di lapangan.

“Terkait kondisi kelangkaan gas elpiji 3 kilogram ini, kami dari Bagian Ekbangsda sudah mengambil langkah dengan menyurati Sales Area Manager (SAM) Retail Pertamina Kalimantan Barat,” ujar Budi Prasetyo.

Dalam surat tersebut, lanjut Budi, Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu secara khusus meminta agar dilaksanakan operasi pasar gas elpiji 3 kilogram sebagai langkah cepat untuk menstabilkan pasokan dan harga di tingkat masyarakat.

Operasi pasar tersebut diusulkan untuk difokuskan di Kecamatan Putussibau Utara dan Kecamatan Putussibau Selatan, yang saat ini dinilai paling merasakan dampak kelangkaan.

Menurutnya, operasi pasar menjadi salah satu solusi jangka pendek yang diharapkan mampu membantu masyarakat memperoleh gas elpiji 3 kilogram dengan harga sesuai ketentuan, sekaligus menekan praktik penjualan di atas Harga Eceran Tertinggi (HET).

“Kami berharap surat yang telah kami sampaikan ini segera ditanggapi oleh pihak SAM Retail Pertamina Kalbar, sehingga pelaksanaan operasi pasar dapat segera direalisasikan,” harapnya.

Budi Prasetyo menambahkan, Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu berkomitmen untuk terus berkoordinasi dengan pihak Pertamina serta melakukan pemantauan terhadap agen dan pangkalan elpiji di daerah, guna memastikan distribusi gas bersubsidi tepat sasaran dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang berhak.

Dengan adanya dukungan dan respon cepat dari Pertamina, diharapkan kelangkaan serta tingginya harga gas elpiji 3 kilogram di Putussibau dan wilayah sekitarnya dapat segera teratasi. (*)