MATTANEWS.CO, SEKAYU (MUSI BANYUASIN) – Gelombang euforia dangdut membanjiri kota Sekayu Kabupaten Muba. Ribuan peserta dari berbagai daerah memadati lokasi audisi Dangdut Akademi 8 (D’Academy 8), menjadikan ajang ini sebagai magnet besar pencarian bakat sekaligus panggung harapan bagi generasi muda.
Di tengah lautan talenta ini, Bupati Muba HM Toha Tohet SH didampingi Asisten II Setda Muba Alva Elan SST MPSDA, dan OPD hadir langsung, menyapa sekaligus menyuntikkan semangat kepada para peserta khususnya putra-putri asli Musi Banyuasin yang siap mengadu kemampuan di panggung bergengsi nasional.
Sorak dukungan dan harapan mengiringi langkah para peserta yang rela antre sejak pagi. Halaman Kantor Bupati Muba pun berubah menjadi panggung mimpi, tempat ribuan anak muda mempertaruhkan bakat dan masa depan mereka di dunia tarik suara.
“Percaya diri, tetap semangat, dan jangan pernah menyerah. Kalau belum berhasil tahun ini, bangkit dan coba lagi. Dengan semangat hari ini, saya yakin dan optimistis, peserta dari Muba mampu bersaing bahkan keluar sebagai juara,” tegas Bupati Toha dengan penuh keyakinan.
Menurutnya, audisi ini bukan sekadar ajang pencarian bakat, melainkan momentum strategis untuk mengangkat potensi daerah ke panggung nasional. Ia menilai, kehadiran Dangdut Akademi di Muba membuka ruang besar bagi generasi muda untuk menembus industri hiburan sekaligus mengharumkan nama daerah.
Tak hanya itu, gelaran ini juga membawa efek domino positif bagi perekonomian lokal. Aktivitas UMKM di sekitar lokasi audisi terlihat meningkat signifikan, mulai dari kuliner, transportasi, hingga jasa pendukung lainnya.
“Ini bukan hanya tentang lomba menyanyi, tetapi juga menggerakkan ekonomi masyarakat. Kita berharap kegiatan seperti ini bisa rutin digelar setiap tahun, agar semakin banyak talenta lokal yang terasah dan mimpi-mimpi besar bisa terwujud,” pungkasnya.














