TNI DAN POLRI

Babinsa Koramil 1803-01 Fakfak Bantu Masyakat Bangun Jembatan Menuju Pulau Bone

×

Babinsa Koramil 1803-01 Fakfak Bantu Masyakat Bangun Jembatan Menuju Pulau Bone

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, FAKFAK – Babinsa Koramil 1803-01/Fakfak melaksanakan kegiatan Karya Bakti (Karbak) bersama masyarakat Kampung Hambriangkendik untuk pembuatan jembatan bambu penyeberangan menuju Pulau Bone, Distrik Fakfak Tengah, Kabupaten Fakfak, Jumat (06/3/2026).

Karya bakti yang berlangsung sejak Jumat 2/3/2026 ini dipimpin oleh Babinsa pendamping Sertu Taher Kutanggas dan Sertu Fadli B.U serta pendamping Bapak Basir Wagab (PLT. Kampung).

Kegiatan tersebut mencerminkan soliditas dan semangat gotong royong diantara babinsa dan masyarakat sekaligus merupakan bentuk nyata kebersamaan TNI dan masyarakat dalam membangun fasilitas yang dibutuhkan warga.

Babinsa dalam Karya Bakti ini memberikan motivasi dan dukungan kepada warga agar tetap mengedepankan semangat gotong royong dan kekompakan dalam mempercepat proses pembangunan jembatan bambu tersebut.

Dikesempatan itu pula, Babinsa menyampaikan bahwa kehadirannya merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap masyarakat terutama dalam membantu serta mendorong percepatan pembangunan di wilayah binaan.

“Kehadiran Kami (Babinsa) merupakan salah satu bentuk perhatian TNI dalam hal ini Kodim 1803/Fakfak dalam rangka membantu masyarakat serta mendukung percepatan pembangunan di wilayah binaan guna meningkatkan Kemajuan serta kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.

Lebih lanjut disampaikan bahwa, kegiatan ini sesuai dengan Perintah Lisan Dandim 1803/Fakfak Letkol Inf Wahlin Rahman, S.Pd., agar setiap Babinsa wajib mendukung serta membantu terlaksananya Program-Program Pemerintah, baik itu Program Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah dalam meningkatkan percepatan pembangunan maupun perekonomian demi terwujudnya kesejahteraan masyarakat di Wilayah kabupaten Fakfak.

Diharapkan dengan adanya soliditas, kerjasama dan semangat gotong royong antara semua pihak yang terlibat dalam kegiatan pembuatan jembatan bambu (penyeberangan) ke Pulau Bone dapat segera terselesaikan sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat guna mendukung aktivitas sehari-hari.