BERITA TERKINI

Badega Ngora Purwakarta, Tuntut Arteria Dahlan Dipecat Sebagai Anggota DPR RI

×

Badega Ngora Purwakarta, Tuntut Arteria Dahlan Dipecat Sebagai Anggota DPR RI

Sebarkan artikel ini
Badega Ngora Purwakarta bersama Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Dedi Mulyadi 'ikat kepala putih

MATTANEWS.CO, PURWAKARTA – Ratusan masyarakat padati jalanan kota Purwakarta, masyarakat yang tergabung dalam Badega Ngora dan Aliansi Kiansantang di Kabupaten Purwakarta menggelar aksi demonstrasi.

Spanduk kecaman terhadap Arteria Dahlan dibentangkan di jalan oleh ratusan warga, tokoh masyarakat Sunda Purwakarta.

Adapun spanduk kecaman bertuliskan ‘Arteria Dahlan Musuh Orang Sunda’ tersebut dibentangkan di Jalan KK Singawinata, Kelurahan Nagri Tengah.

Dimana pada aksi tersebut dilakukan dalam upaya menuntut Arteria Dahlan agar dipecat dari jabatannya sebagai anggota DPR RI.

Diketahui, Arteria Dahlan diduga telah menyinggung masyarakat Sunda atas pernyataannya terkait Kepala Kejaksaan Tinggi,(Kajati).

Dalam orasinya, pengunjuk rasa sebagai orang Sunda merasa tersinggung dengan pernyataan Arteri Dahlan yang mengkritik salah satu Kajati saat berbicara menggunakan bahasa Sunda saat rapat.

Merekapun menuntut Arteria Dahlan yang seharusnya dipecat karena tidak menghargai bahasa Sunda sebagai warisan budaya di Indonesia.

“Kami menuntut Arteria Dahlan dipecat dari kursi DPR RI,” ujar Koordinator Aksi, Jon Kamal kepada media, Jumat (21/01/2022).

Selain berorasi, pengunjuk rasa juga menjemput Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Dedi Mulyadi yang juga sebagai tokoh Sunda datang ke lokasi aksi.

Aksi pengunjuk rasa menyampaikan aspirasi kepada mantan Bupati Purwakarta dua periode itu untuk membantu memperjuangkan masyarakat Sunda yang telah dihina oleh pihak lain.

“Melalui kang Dedi Mulyadi membantu mengadvokasi di sana agar Arteri Dahlan dipecat dari jabatannya,” kata Jon Kamal.

Disinggung alasan Arteria Dahlan untuk dipecat, ia menyebut karena dia sudah tidak layak lagi berada di sana (DPR RI) sebagai wakil rakyat karena tidak menghargai masyarakat Sunda.

“Ia (Arteria Dahlan) hanya memecah belah bangsa saja, jadi buat apa dia ada di sana,” pungkasnya.