Banding Diterima, Terdakwa Oknum ASN Kejaksaan Divonis Alami Gangguan Jiwa oleh PT Palembang

MATTANEWS.CO, PALEMBANG, Terdakwa Juperlius yang merupakan pegawai Kejaksaan di Sumsel yang terjerat dalam peredaran kasus narkotika dengan barang bukti sabu seberat 490,16 gram, kurang puas atas vonis Pengadilan Negeri (PN) Palembang beberapa waktu lalu dan menyatakan Banding akhirnya Pengadilan Tinggi (PT) Palembang menerima permintaan banding salah satu terdakwa Juperlius tersebut,” Rabu (11/1/2023).

Dalam amar putusan nomor 244/PID/2022) majelis hakim Pengadilan Tinggi (PT) Palembang yang diketuai Mahyuti SH MH, menyatakan membatalkan putusan Pengadilan Negeri (PN) Palembang dan menjatuhkan vonis terhadap terdakwa tidak dapat dipidana karena mengalami gangguan jiwa.

“Mengadili, menerima permintaan banding terdakwa Jupperlius bin Usman Gumanti. Membatalkan Putusan Pengadilan Negeri Palembang tanggal 03 November 2022 Nomor 823/Pid.Sus/2022/PN. Plg yang dimintakan Banding. MENGADILI SENDIRI : Menyatakan terdakwa Jupperlius bin Usman Gumanti tidak dapat dipidana karena mengalami Gangguan Jiwa. Menetapkan agar terdakwa dirawat di Rumah Sakit Jiwa,” dalam amar putusan Pengadilan Tinggi Palembang seperti dilansir dari laman Sistem Informasi Penelusuran Perkara PN Palembang.

Dalam perkara narkotika seberat 490,16 gram tersebut, menjerat lima terdakwa diantaranya merupakan oknum aparat penegak hukum yakni oknum ASN Kejaksaan Juperlius serta dua oknum Polisi atas nama Prasti Rama Yudha dan Rulyan Frayogi.

Sebelumnya majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Palembang menyatakan terdakwa I Asmawi, terdakwa II Jupperlius, terdakwa III Niko Wirianto, telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana tanpa hak dan melawan hukum melakukan permufakatan jahat menjadi perantara dalam jual beli narkotika Golongan I Bukan Tanaman Beratnya Melebihi 5 (Lima) Gram sebagaimana dalam dakwaan pertama.

Kelima terdakwa tersebut dengan pidana penjara masing-masing Terdakwa I. ASMAWI BIN AZIZ (ALM) selama 12 (dua belas) Tahun, terdakwa II. JUPPERLIUS BIN USMAN GUMANTI selama 13 (Tiga belas) Tahun, terdakwa III. NIKO WRIANTO ADI BIN IMAM MUHADI selama 12 (Dua belas) Tahun,” tegas majelis hakim Pengadilan Negeri Palembang saat membacakan putusan.

Selain pidana para terdakwa juga dihukum pidana denda masing-masing sebesar Rp.1.500.000.000, dengan ketentuan apabila denda tersebut tidak dibayar maka diganti dengan pidana penjara masing-masing selama 6 bulan kurungan.

Atas putusan Pengadilan Tinggi (PT) Palembang, pihak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumsel menyatakan Kasasi.

Bacaan Lainnya

Perkara narkotika pegawai Kejaksaan dalam putusan PT terdakwa di anggap gila sikap Jaksa menyatakan Kasasi,” ungkap Radyan dikutip dari grup Forwaka.

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Pos terkait