MATTANEWS.CO, PALEMBANG – Dalam rangka memperingati Bulan Menggambar Nasional, Dewan Kesenian Palembang (DKP) mengadakan pameran lukisan, workshop, drawing, grafis, lomba menggambar dan mewarnai dengan tema Palembang #banjirgaris di Gedung Kesenian Palembang 21 sampai 25 Mei 2025.
Staff ahli Walikota Bidang Pemerintahan, Sosial, dan Kemasyarakatan Kota Palembang M Sadruddin Hadjar mengatakan, pihaknya menyambut baik kegiatan sore tersebut.
“Kegiatan ini diikuti dari anak-anak sampai dewasa. Jadi mereka bisa mengeksplor keinginan, keterampilan mereka dalam hal menggambar. Selain itu, bisa dilihat di pameran ini hasil-hasil dari menggambar dari tingkat anak-anak, SMA dan orang tua, dan hasilnya semuanya bagus-bagus,” ujarnya, Sabtu (24/5/2025).
Lanjut Sadruddin, dalam mendukung kesenian di Palembang, Pemkot Palembang menyiapkan gedung khusus untuk Dewan Kesenian Palembang. Sehingga, DKP bisa lebih berkreasi dan berkembang lebih pesat lagi.
“Gedung ini itu salah satu support dari pemerintah kota Palembang. Jadi kalau ada kegiatan, kalau ada pameran bisa dipakai yang berhubungan dengan seni dan budaya,” katanya.
Di tempat sama, Ketua Pelaksana Rudi Maryanto menyebutkan, kegiatan pada Bulan Menggambar Nasional ini merupakan kegiatan DKP tiap tahunnya. Untuk tahun ini, merupakan tahun ke 4.
Tahun ini, kata Rudi, DKP melibatkan lintas profesi di berbagai komunitas. Selain itu, peserta yang ikut pada event melukis ini tak hanya dari profesional tapi ada juga orang yang baru belajar, termasuk anak-anak dan lainnya
“Disini kita bersatu bersama memadukan rasa saling bertukar informasi. Sehingga menjaring juga persaudaraan dari satu komunitas ke komunitas yang lain. Sehingga tidak menimbulkan dampak yang seperti sekarang ini ada tawuran dan sebagainya. Apa yang harus diperebutkan. Jadi efeknya banyak sekali dari lintas komunitas dan lintas profesi ini,” paparnya.
Pameran lukisan kali ini, lanjut Rudi, terdapat sekitar 100 lukisan karya dari 45 seminan dari berbagai komunitas di Kota Palembang. olxslot
“Untuk lukisan ini banyak kategori dari bentuk realistik, naturalistik, figuratif. Kemudian ada yang abstrak, abstrak, jadi ada banyak sekali,” tuturnya.
Pada tahun ini, Rudi menuturkan, jika antusias masyarakat Palembang pada kegiatan melukis ini cukup tinggi. Dia juga memperkirakan jika kedepannya akan banyak komunitas-komunitas lukis atau seni bermunculan.
“Jadi sangat memungkinkan sekali bermunculan para perupa yang baru, karena kgemaran melukis yang baru. Jadi masyarakat sangat antusias di kota Palembang,” tutupnya.














