Reporter: Muhamad Siddik
SERGAI, Mattanews.co – Puluhan rumah warga dan ratusan hektar padi terancam gagal panen, akibat terendam banjir di Desa Bakaran Batu Kecamatan Sei Bamban Kabupaten Serdang Bedagai, Kamis (11/06/2020).
Sulami (56) warga Dusun V, Desa Bakaran Batu, kepada Mattanews.co menyampaikan ia menduga banjir yang melanda desanya ini karena akibat diguyur hujan deras, disertai angin kencang, yang terjadi tadi malam Rabu sekitar jam 00.00 WIB.
“Dulu pernah banjir, tapi gak separah ini hingga pemukiman warga dan padi masih masa usia tanam 1 bulan juga terendam banjir,” katanya.
Ia berharap Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai agar segera mengatasi banjir di Desa Bakaranbatu.
“Kami berharap segera atasi banjir karena ini sangat berdampak dengan kesehatan dan perekonomian,” ungkapnya.
Senada, disampaikan Rosmini br Sianturi (56), ia mengeluhkan nasib tanaman padinya yang rusak seluas 37 rante, atau sekitar 1-1/2 hektar terendam air akibat dilanda banjir, hingga dapat terancam gagal panen, dia menduga ada pecah bendungan dari atas makanya separah ini banjirnya.
Kepala Desa Bakaran Batu melalui Kaur Pembangunan Jhon Eduardo Panjaitan, mengatakan akibat dilanda banjir sekitar 5 dusun.
“Desa Bakaran Batu sebanyak 20 rumah warga terdampak dan sekitar 175 hektar lahan persawahan yang sudah ditanami padi terancam gagal panen,” ungkap Jhon.
Menindaklanjuti laporan masyarakat tersebut, Ketua DPRD Sergai dr. M. Riski Ramadhan Hasibuan, SH, SE, langsung menghubungi Kepala Dinas PUPR Kabupaten Sergai, agar menindaklanjuti penyebab banjir yang terjadi di Desa Bakaran Batu Kecamatan Sei Bamban.
“Informasi kita terima, adanya tanggul sungai Sei Putih yang jebol, semoga ini segera diatasi sehingga aktivitas masyarakat kembali normal, “katanya kepada wartawan melalui pesan WhatsApp.
Editor : Fly














