MATTANEWS.CO,MUSI RAWAS – Banjir mulai melanda Kecamatan Bulang Tengah Suku (BTS) Ulu Kabupaten Musi Rawas, Selasa 3 Februari 2026. Dilaporkan akibat banjir ini, ada 25 rumah terdampak di RT.9 Kelurahan Bangun Jaya Kecamatan BTS Ulu.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Musi Rawas, H Darsan menjelaskan banjir mulai melanda Kelurahan Bangun Jaya pada pukul 04.00 Wib.
“Hujan yang turun dengan intensitas sedang-lebat mengguyur wilayah Kabupaten Musi Rawas sehingga menyebabkan Sungai Keruh yang ada di Kelurahan Bangun Jaya meluap,”jelas Darsan.
Bukan hanya rumah warga yang tergenang, dijelaskan H Darsan, akses jalan juga tergenang akibat luapan Sungai Keruh ini.
“Ketinggian air antara 50 CM hingga 100 CM, sempat menggenangi akses jalan Mura-PALI, namun saat ini kendaraan sudah bisa melintas,”ia menjelaskan.
Selain itu, dijelaskannya pihak BPBD Musi Rawas juga memantau kondisi pasca banjir yang menggenang di area jalan lintas Sumatera di Desa Harapan Makmur Kecamatan Muara Lakitan.
“Jalan yang tergenang di Muara Lakitan juga sudah surut,” tambahnya.
Terlepas dari itu, BPBD Mura menghimbau kepada masyarakat agar selalu siaga dan waspada serta terus memantau informasi cuaca yang resmi di keluarkan oleh pemerintah.
Sementara itu, Lurah Bangun Jaya, Umi Kalsum saat dikonfirmasi membenarkan informasi tersebut. Menurutnya, total ada 31 KK yang terdampak banjir.
“Benar, total ada 31 KK yang terdampak banjir di Kelurahan Bangun Jaya,”tutur Lurah.
Lurah menambahkan, dari 31 KK tersebut, tersebar di RT.09 dan RT.03 Kelurahan Bangun Jaya. Sedangkan untum ketinggian air bervariasi, muali dari selutut hingga sepinggang orang dewasa.
“Ketinggian airnya bervariasi ada yang selutut orang dewasa, ada juga sepinggang. Tergantung lokasi rumahnya,” jelasnya.
Menurutnya, banjir yang terjadi di wilayahnya tersebut akibat tingginya curah hujan yang terjadi beberapa hati terakhir, sehingga membuat Sungai Kerup meluap.
“Banjir itu karena luapan Sungai Kerup, akibat hujan lebat, kemudian ditangkap ada air kiriman dari Sungai Kikim di Lahat,” tegasnya.
Sedangkan, Ketua RT.03 Kelurahan Bangun Jaya, A Gani mengatakan, di Dusunnya total ada 4 rumah yang terdampak banjir.
“Untuk di RT.03 ini hanya 4 rumah yang terendam banjir,”timpal A Gani.
Dari 4 rumah tersebut lanjut dia, ketinggian airnya ada yang mencapai 1 meter dan masuk ke rumah warga. Hanya saja, beberapa warga masih memilih bertahan di rumahnya.
“Ketinggian airnya ada yang sampai 1 meter. Untuk warga yang terdampak sudah ada yang ngungsi ada juga yang masih bertahan,” ucapnya.
Selanjutnya, air mulai masuk ke pemukiman warga pada Selasa (3/2/2026) pagi tadi sekira pukul 06.00 Wib. Banjir terjadi akibat Sungai Keruh yang meluap.
“Air masuk tadi pagi sekira pukul 06.00 Wib. Biasanya banjir ini cepat surut, kalau tidak hujan lagi mungkin 2-3 hari sudah surut,”pungkasnya.














