MATTANEWS.CO, MALANG – Pemerintah Kota Malang serahkan bantuan becak listrik dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto kepada masyarakat, berlangsung di Halaman Balaikota Malang, Selasa (21/1/2036).
Bantuan Becak Listrik ramah lingkungan tersebut diserahkan Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat bersama Ketua Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN), Letjen Purn Teguh Arief Indartmoko.
Dalam tahap pertama ini, sebanyak 200 Becak Listrik telah diserahkan kepada para pengemudi Becak di Kota Malang.
Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat menyampaikan terimakasih atas bantuan Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto yang telah menyerahkan Becak Listrik gratis kepada pengemudi becak di Kota Malang.
“Saya mewakili masyarakat Kota Malang dan Pemerintah Kota Malang menyampaikan terimakasih kepada Bapak Presiden Republik Indonesia bahwa hari ini sangat senang sekali masyarakat Kota Malang ini karena dari pengemudi becak telah menerima Becak Listrik gratis dari Bapak Presiden,” kata Wahyu , Selasa (20/1/2026).
Masih kata Wahyu, nanti Becak Listrik Ramah Lingkungan pada tahun 2026 – 2027 bakal ditambah karena permintaan para pengemudi becak yang belum menerima pada hari. Selian itu becak listrik ini dirancang dan sudah teruji kekuatannya.
“Saya sudah sampaikan bahwa Becak Listrik ini sangat membantu sesuai kebutuhan Kota Malang terutama untuk sektor pariwisata dan dunia pendidikan, apalagi kita sering melihat turis atau wisatawan asing menggunakan transportasi becak karena dapat menikmati suasana udaranya yang sejuk di Kota Malang,” jelasnya.
Wahyu menyebut bahwa Becak Listrik ini untuk penerapannya telah bekerjasama dengan PHRI ataupun travel dalam rangka menunjang pariwisata.
“Nanti kita akan bentuk paguyuban yang bakal memberikan instruksi pendampingan terhadap becak listrik untuk digunakan dengan baik,” ujarnya.
Wali Kota Wahyu berharap dengan kehadiran Becak Listrik yang ramah lingkungan tersebut dapat meningkatkan pendapatan bagi para pengemudi becak.
“Saya juga dengan PLN sudah menjalin kerjasama dan juga ada CSR untuk kita tempatkan titik-titik tempat pengecasan Becak Listrik dengan pembayaran khusus bagi tukang becak,” terang Wahyu.
Bahkan pihak dari Pemerintah Kota Malang memastikan tidak ada persaingan transportasi yang ada di Kota Malang.
“Jadi ini sangat beda ya, ini dari pengemudi becak yang lama kita tarik dan kita ganti dengan Becak Listrik Ramah Lingkungan dan jumlahnya tetap sama seperti yang terdata di Kota Malang,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua Yayasan Solidaritas Nasional, Letjen (Purn) Teguh Arief Indartmoko mengatakan bahwa kolaborasi dengan Pemerintah Kota Malang memberikan bantuan Becak Listrik sebanyak 200 unit pada tahap pertama.
“Ini merupakan bantuan dari Pak Presiden Prabowo Subianto berupa Becak Listrik kepada masyarakat Kota Malang khusus kepada pengemudi becak, ini masih awal karena ini pengadaan di tahun 2025, sedangkan untuk tahun 2026 – 2027 masih dipesan di PT Pindad sebanyak 70 ribu dan diharapkan di tahun 2027 tersebut program ini selesai,” tegas Teguh.
Menurutnya, di Kota Malang banyak sekali yang mendatar sebagai pengemudi becak untuk mendapatkan program Becak Listrik gratis.
“Saat ini pendaftaran pengemudi becak terus bertambah, nanti kita akan cek dengan menerjunkan tim surve untuk memastikan apakah bener pengemudi becak atau tidak, karena prioritas yang dapat ada pengemudi becak, kalau bukan ya pasti tidak dapat,” tandasnya.














