MATTANEWS.CO, KAPUAS HULU – Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 927/Uncak Kapuas, satuan militer baru di Kapuas Hulu, membuktikan komitmennya untuk membangun wilayah ini dari akar rumput.
Dengan semangat gotong royong dan kerja keras, mereka memaksimalkan lahan sempit di mashaling area baru untuk kegiatan pertanian dan perikanan.
Mayor Inf Jamrizal, Komandan Batalyon TP 927/Uncak Kapuas mengatakan pemanfaatan lahan sempit di masrhaling area ini ditujukan untuk kegiatan pertanian dan perikanan.
“Kita tanam mulai dari bahan pokok seperti cabe, jagung, selada dan pisang. Untuk saat ini lahan pertanian siap tanam ukuran 4×8 m’ dan satu kolam lele yang sudah kita buatkan, rencana akan ada 2 tambahan kolam lele lagi yang akam kita buat berukuran 2×4 m’ “kata Mayor Inf Jamrizal saat ditemui disela-sela mendampingi anggota mempersilahkan lahan.
Dikatakan Jamrizal, lahan sempit yang awalnya rumput liar yang tidak produktif diharapkan menjadi produktif dan memberikan hasil yang signifikan.
“Cabe, pisang dan selada serta ikan lele yang telah berproduksi nantinya jangka pendek untuk pemenuhan dapur satuan. Selebihnya untuk membantu masyarakat sekitar, baik dalam bentuk bantuan langsung maupun program-program sosial lainnya, “terang Danyon.
Ia menekankan pentingnya kolaborasi dan kerja sama yang baik dengan masyarakat dan berbagai pihak yang ada di Kabupaten Kapuas Hulu.
“Rencana jangka panjangnya dari hasil pertanian dan perikanan maupun peternakan nantinya membantu mempercepat pembangunan nasional, meninhkatkan taraf ekonomi masyarakat sekitar serta mendukung program pemerintah yaitu MBG Makan Bergizi Gratis, “imbuhnya.
Ditambahkan Danyonif dengan semangat gotong royong dan kerja keras, ia dan timnya membuktikan bahwa lahan sempit pun bisa menjadi produktif dan bermanfaat bagi masyarakat.
“Ini adalah contoh nyata bagaimana TNI selain menjaga keutuhan NKRI juga dapat berperan nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mendukung pembangunan nasional, “pungkasnya mengakhiri. (*)














