Reporter : Rachmat
KAYUAGUNG, Mattanews.co – Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Ogan Komering Ilir berencana menertibkan kembali Alat Peraga Kampanye (APK) peserta Pemilu mulai dari Calon Presiden hingga Calon Legislatif (Caleg) berbagai tingkatan yang disinyalir melanggar aturan.
Terkait persoalan ini sendiri, terdapat sejumlah APK Capres dan Caleg di simpang Celikah Kayuagung yang menggunakan space resmi milik Pemerintah Kabupaten OKI. Bawaslu sendiri, mengaku sebelumnya telah menurunkan APK pada akhir Februari 2019 lalu.
Menurut Ketua Bawaslu, Ihsan Hamidi, penertiban APK akan terus dilakukan untuk semuanya termasuk baliho Caleg yang melakukan pelanggaran sesuai ketentuan Undang undang dan peraturan Komisi Pemlihan Umum (KPU).
Ia juga mengungkapkan, Bawaslu merasa kesulitan dalam memilah APK yang bukan termasuk pelanggaran tempat APK dipasang atau berbayar, lantaran KPU sendiri, hingga kini belum memfasilitasi satupun alat kampanye,
“KPU tidak memfasilitas APK parpol atau sejenisnya, sehingga dengan demikian, diluar dari itu, bisa dikatakan melanggar,” ungkapnya di Kantor Bawaslu Selasa,(12/03/2019).
Hamidi mengatakan, hampir seluruh APK yang bertebaran saat ini melanggar meski ditempat-tempat yang berbayar.
“Itu sudah kita surati peserta pemilu. Bahkan ada yang alamatnya,sulit dicari sudah dihubungi melalui kontak mereka, termasuk partai sudah diperingatkan semua,” ungkapnya.
Menurutnya, karena pelanggaran ini merupakan pelanggaran administratif, sanksi awal yang diberikan hanya berupa peringatan ataupun teguran.
“Berdasarkan hasil temuan di lapangan, selain di wilayah Kayuagung wilayah lain yang juga terdapat banyak APK berkeliaran adalah wilayah Lempuing,” jelas dia.
Untuk pelanggaran APK ini sendiri, ia menuturkan, tahapan penindakan diawali dengan koordinasi, kemudian memberikan surat peringatan, kemudian pemasangan tanda pelanggaran, lalu terakhir dengan pelepasan APK.
“Tentunya, kita tidak berhenti mengawasi pelanggaran APK, meskipun di Kabupaten OKI ini pemasangan APK cenderung lunak. Di daerah lain, pagi kita bongkar, sorenya sudah terpasang lagi,” ungkapnya.
Editor : Anang














