NUSANTARA

Begini Hasil Otopsi dan CCTV yang Ungkap Penyebab Kematian OS

×

Begini Hasil Otopsi dan CCTV yang Ungkap Penyebab Kematian OS

Sebarkan artikel ini
Petugas pada saat olah TKP, Foto: Doc Pol/mattanews.co

MATTANEWS.CO,TULUNGAGUNG – Kasus meninggalnya seorang pria berinisial OS (36)  asal Desa Gedangsewu Kecamatan Boyolangu Selasa (22/6/2021) kemarin, akhirnya bisa diungkap Polres Tulungagung.

Setelah tim dokter Rumah Sakit Bhayangkara Kediri usai melakukan autopsi pada jasad korban di Instalasi Kedokteran Forensik dan Medikolegal RSUD dr.Iskak Kabupaten Tulungagung, pada Rabu (23/6/2021) malam.

Melalui keterangan Kasubbag Humas Polres Tulungagung Iptu Tri Sakti Syaiful Hidayat pada mattanews.co, setelah autopsi dari tim dokter, dipastikan OS (36) tewas bukan karena dibunuh, melainkan murni bunuh diri.

“Indikasi korban masih hidup ditemukan sejumlah luka, diantaranya lokasi tusukan bergerombol pada bagian dada kanan dan kiri dengan lebar luka rata-rata 1,5 sampai 2 centimeter,” terang Tri Sakti.

“Sedangkan luka iris atau sayatan dipergelangan tangan kiri dan leher dikelilingi luka percobaan,” imbuhnya.

Tri Sakti juga menjelaskan bahwa, diskripsi dan model luka menunjukkan dilakukan oleh tangan kanan, dan korban memegang pisau sisi tajamnya menghadap keatas.

“Terdapat juga luka iris dipergelangan tangan melintang arah dari sisi luar ke sisi dalam. Ditemukan pula tanda mati lemas,” Tri Sakti menambahkan.

“Juga terlihat luka korosif nampak pada bibir dan luka lecet di pipi korban. Akibat luka tusuk di dada mengakibatkan terjadi pendarahan dan paru mengempis,” sambungnya.

Selain itu nampak lambung korban rusak, lebih lanjut tutur Dia menjelaskan karena sebelumnya diindikasi sempat meminum cairan pembersih lantai.

“Korban dapat dipastikan bunuh diri, terlebih dari rekaman Close Circuit Television (CCTV) tidak ada aktivitas yang mengarah pada tindak pidana,” terangnya.

“Korban depresi karena terlilit hutang dan banyak yang menagih, berdasarkan keterangan saksi-saksi diperiksa menguatkan jika OS memang terlalu banyak hutang juga sehingga pada akirnya korban melakukan bunuh diri,” tukasnya.

Sebelumnya korban OS (36) ditemukan bersimbah darah dengan luka di sekujur tubuh di rumahnya Perumahan Pattimura Desa Gedangsewu Kecamatan Boyolangu, Selasa (22/6/2021) kemarin.

Korban sempat meminta pertolongan dipanggilkan ambulan, lantas dirawat di RSUD dr.Iskak hingga akhirnya meninggal dunia.