Reporter: Jones (CR)
MATTANEWS.CO,PALEMBANG – Insiden jatuhnya pesawat komersil Sriwijaya Air SJ182, tipe Boeing 737-500, tujuan Jakarta-Pontianak, dipastikan jatuh di daerah Pulau Laki dan Pulau Lancang, Kepulauan Seribu, Laut Jawa, kemarin Sabtu (9/1/2021).
Salah satu penumpang pesawat, mantan Ketua Umum (Ketum) Pengurus Besar (PB) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Mulyadi P Tamsir. Beliau beserta istrinya Makrufatul Yeti Sriningsih, yang baru saja menikah pada 20 November 2020.
Ketua Badan Koordinasi (BADKO) HMI Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel), Bambang Irawan, membenarkan bahwa beliau merupakan salah satu penumpang pesawat Sriwijaya Air SJ182, informasinya kami dapatkan langsung dari keluarga beliau.
“Beliau belum lama ini menikah, menurut kabar dari keluarganya beliau bersama istri, ibu mertua. Serta keponakan ikut dalam penerbenagan tersebut,” ujarnya, Minggu (10/1/2021).
Bambang sendiri sangat kenal dengan sosok Mulyadi, ketika ketemu langsung saat Kongres HMI di Pekanbaru, pada akhir tahun 2015 lalu.
“Ketika itu ada kongres HMI, dan saya salah satu tim pemenang, waktu beliau maju sebagai kandidat Ketum PB HMI. Alhamdulillah beliau di amanahkan dan di lantik menjadi Ketum PB HMI 2016-2018,” sambungnya.
Menurut Bambang sosok Mulyadi, merupakan sosok yang sangat dewasa dalam pikiran dan bertindak, dan bijaksana kesemua orang.
“Semua kader HMI menyukai sosok kepempinan beliau, karena beliau suka bercanda dan humoris. Kami menganggapnya sebagai pemimpin yang bijaksana dan dewasa,” tuturnya.
Bambang juga mengutarakan, bahwa sosok Mulyadi merupakan sosok kakak, yang memberikan tauladan bagi teman-teman di sekelilingnya.
“Kami semua berdoa, semoga beliau, istri dan keluarga, serta kru dan penumpang dalam penerbengan itu. Menghadap Yang Maha Kuasa dalam keadaan Khusnul Khotimah,” tutup Mulyadi.
Seluruh Komisaris Sekretariat ( Komsat ) HMI, melakukan gelar doa bersama, di masing masing komsat untuk mendoakan Kakanda Mulyadi serta seluruh, korban jatuh Pesawar Sriwijaya Air SJ 182, pada hari minggu, 10 Januari 2021 di sekretariat masing-masing.
Editor: Fly














