BERITA TERKINI

Begini Upaya Kades Boro di Tulungagung Tingkatkan PAD, Nomor 2 Paling Diminati

×

Begini Upaya Kades Boro di Tulungagung Tingkatkan PAD, Nomor 2 Paling Diminati

Sebarkan artikel ini
Kepala Desa Boro Kecamatan Kedungwaru Kabupaten Tulungagung, Sutrisno, Selasa (25/1) Foto: Ferry Kaligis/mattanews.co

MATTANEWS.CO,TULUNGAGUNG – Kepala Desa Boro Kecamatan Kedungwaru Kabupaten Tulungagung, Sutrisno mengungkapkan berbagai upaya Pemerintah desa dalam meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PAD).

Desa sebagai pemerintahan tingkat paling rendah, sebenarnya bisa menyentuh secara langsung dengan masyarakat diharapkan agar lebih berperan dalam meningkatkan PAD sehingga dapat memberikan kontribusi bagi terlaksananya pembangunan secara Nasional.

“Jadi begini, pada Maret 2022 Satuan pengisian bahan bakar di Desa Boro akan beroperasi dan diharapkan bisa menyerap tenaga kerja setempat,” kata Kades Sutrisno pada mattanews.co, Selasa (25/1/2022) Pagi.

Dengan beroperasi SPBU tersebut, Kades Sutrisno menambahkan selain bisa menyerap tenaga kerja masyarakat setempat selain bisa meningkatkan Pendapatan Asli Desa.

Berdiri di atas tanah aset Desa yang disewa selama 20 tahun dan memberikan kontribusi kepada Desa senilai 10 persen (Keuntungan bersih.red).

“Iya benar, dikontrak oleh Pak H. Sutrimo pemilik Gangsar selama 20 tahun, setiap tahun terima 10 persen dari keuntungan bersih melalui Badan Usaha Milik Desa Usaha Mulia sebagai pengelola bekerjasama dengan SPBU tersebut,” tambahnya.

Kedua, di kawasan SPBU sebelah barat lebih lanjut Sutrisno menjelaskan, pihak Pemdes Boro akan membangun sebuah destinasi wisata buatan berupa water park dikonsep dengan perpaduan taman disekitarnya.

Selain itu, di kawasan SPBU tersebut sudah berdiri beberapa rumah toko yang bisa diberdayakan oleh pelaku usaha mikro masyarakat setempat untuk membuka usahanya.

“Untuk destinasi wisata tersebut sudah kita anggarkan secara bertahap bisa diambilkan dari Dana Desa maupun PAD Boro,” terangnya.

“Di samping itu, untuk lahan yang kosong nya lagi dekat wisata itu akan dibangun rest area (Tempat istirahat.red) dengan disekelilingnya ada lapak-lapak penjual dari masyarakat setempat,” imbuhnya.

Lebih dalam Sutrisno memaparkan, sebagai upaya meningkatkan PAD Boro dengan melibatkan BUMDesa Usaha Mulia. Hal tersebut dilakukan mengantisipasi bilamana kucuran Dana Desa dari Pemerintah sudah tidak ada, maka Pemdes Boro sudah siap.

“Pada intinya, upaya tersebut dilakukan dengan menciptakan peluang usaha itu guna meningkatkan PAD, sehingga ke depan kita tidak tergantung dari Dana Desa tersebut,” paparnya.

“Berharap sesuai visi misi kita agar ke depan lebih maju lagi dan taraf perekonomian masyarakat meningkat, Desa Boro lebih dikenal di Jawa Timur umumnya dan khususnya di Tulungagung,” tandasnya.