[responsivevoice_button voice=”Indonesian Female” buttontext=”Klik Disini Untuk Mendengarkan Berita”]
Reporter : Nasir
MATTANEWS.CO, BANYUASIN –
Belajar Tatap Muka (BTM) di Kabupaten Banyuasin ditunda, untuk menghindari penyebaran Covid-19 di kalangan pelajar. Pemerintah Kabupaten Banyuasin tetap memberlakukan pembelajaran jarak jauh untuk sekolah tingkat TK, SD dan SMP, Senin (4/1/2021).
Keputusan ini tertuang dalam surat peredaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Banyuasin nomor 420/2264/Disbud/PSMP/2020 tentang, penundaan pembelajaran tatap muka.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Banyuasin, Aminudin mengatakan, alasan penundaan pembelajaran jarak jauh karena ada Surat Edaran Gubernur Sumatera Selatan tertanggal 30 Desember 2020.
“Kami mendapatkan surat edaran dari Gubernur Sumatera Selatan, alasannya pertama kita mematuhi imbauan Gubernur Sumsel yang harus kita taati, sebab perkembangan kasus Covid 19 di Sum-sel masih ada peningkatan, walaupun Banyuasin masih Zona Orenge,” ujar Aminuddin.
Menurutnya, ini juga ada masukkan dari beberapa wali murid yang minta diberlakukan pembelajaran jarak jauh, mengingat kekhawatiran orang tua akan adanya klaster baru covid-19.
“Ya, ada juga usul dari para wali murid yang khawatirkan akannya kalau ada klaster baru sehingga kita putuskan menunda pembelajaran tatap muka,” ungkapnya.
Untuk sampai kapan?, lanjut Aminuddin menambahkan, dalam surat edaran belum ditentukan, namun katanya, sesuai edaran Gubernur Sumatera Selatan sampai ada pendistribusian vaksin Covid 19.
“Kami masih menunggu kabar, kalau di kita masih menunggu perkembangandari pemerintah pusat dan daerah Provinsi kita, tentang belajar tatap muka,” terangnya.
Disinggung perkembangan Covid 19 di Banyuasin. Aminuddin mengatakan dari data Gugus tugas Perkembangan Covid 19 Sumatera Selatan, Banyuasin masuk dalam zona Orange.
“Kalau dari data Gugus tugas Banyuasin ada lima Kecamatan, kita yang masih zona hijau, namun surat edaran ini kita berlakukan menyeluruh dalam wilayah Bumi Sedulang Setudung dan menunggu perkembangan lebih lanjut,” ujarnya.
Pihaknya mengimbau kepada para orang tua, agar mendampingi anaknya melakukan pembelajaran jarak jauh. Sebab untuk pembelajaran semester genap tetap diberlakukan pada Senin 4 Januari 2021.
“Kami imbau juga kepada para guru agar melaporkan kegiatannya secara rutin. Guru juga bisa bergilir memberikan tugas kepada siswanya, sebab tidak semua sekolah mempunyai akses internet yang memadai,” tukasnya.
Editor : Selfy














