NUSANTARA

Belum Bayar Tunggakan, TK di Tebing Tinggi Permalukan Siswa di Grup WA Sekolah

×

Belum Bayar Tunggakan, TK di Tebing Tinggi Permalukan Siswa di Grup WA Sekolah

Sebarkan artikel ini

Reporter: Anjas

TEBING TINGGI,Mattanews.co- Hanya karena belum membayar uang tunggakan sekolah wali murid di salah satu sekolah Taman Kanak-Kanak (TK) di Kota Tebing Tinggi protes karena anaknya di permalukan oleh pihak sekolah.

Berdasarkan informasi dihimpun Mattanews.co beberapa wali murid mendatangi sekolah TK Al-Uswa berada di jalan Pulau Sumatera, Kelurahan Tualang, Kecamatan Padanghilir Kota sekitar pukul 10.30 WIB pada Rabu, (27/7/2020).

Dari sana terkuat pihak sekolah melakukan dugaan mempermalukan anak didiknya tersebut di grup WhatsApp sekolah. Kejadian bermula, dimana pihak sekolah memposting foto siswa dibawahnya di tulis rincian biaya yang belum di bayarkan siswa pada Selasa 28 Juli 2020.

Salah satu wali murid Susi (40),warga Jalan Pulau Sumatera,Kecamatan Padang Hulu mengatakan, sangat malu atas kejadian itu. Bahkan anaknya tidak mau lagi sekolah karena melihat fotonya di share di grup WhatsApp untuk bertemu teman-teman lagi. Hal itu membuatnya datang meminta pertanggung jawaban pihak sekolah.

“Adanya kejadian itu anak saya trauma dan malu kepada teman-temannya. Bahkan dia tidak mau meneruskan sekolahnya lagi. Kalau sudah begini bagaimana pertanggung jawaban pihak sekolah,”kata Susi

Namun saat di konfirmasi kepada Kepala Sekolah TK Al-Uswa Isda Marlina membenarkan adanya kejadian itu. Namun dia menjelaskan, pihak sekolah sebentarnya sudah memberikan peringatan kepada wali murid untuk mencicil biaya sekolah. Karena dia berdalih tidak ada tanggapan lalu pihak sekolah berinisiatif melakukan itu bertujuan kepada untuk memberikan peringatan terkait biaya yang belum dibayarkan tersebut.

“Itu karena tidak ada tanggapan dari orang tua murid. Tapi hanya sekedar mengingatkan orang tua murid melalui Whatshapp saja,”ucapan

Namun karena adanya solusi dari pertemanan antara pihak sekolah dan wali murid terkait sekolah harus meminta maaf. Isda Marlina menjawab pihaknya akan membuat permintaan maaf menggelar video sesuai permintaan wali murid.

“Kami akan membuat video menyatakan maaf kepada orang tua murid yang bersangkutan, dan di kirim melalui pihak Whatsapp gruop sekolah,”ucapnya lagi

Akhirnya kejadian itu berhasil menemukan titik temu antara wali murid dan pihak sekolah. Namun sebelum meninggalkan wali murid meminta pihak sekolah menjadi semua itu pelajaran dan jangan lagi terulang kembali.

Editor : Lintang