* Korban Alami Lima Luka Bacok Dibagian Kepala, Telinga dan Wajah
MATTANEWS.CO, PALEMBANG – Amin Hamzah (31) warga Jalan Perindustrian II, Sukadamai, Sukarame Palembang terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit Moh Husin, akibat mengalami luka bacok dibagian kepala dan wajahnya, saat bertandang ke rumah sang pacar, Jalan Perindustrian II Lorong Sukadamai 3, Sukarame, Palembang, Rabu (13/8/2025).
Peristiwa naas ini terjadi saat korban berada di lokasi kejadian. Diduga cemburu, dua pelaku mengayunkan senjata tajam ke arah kepala dan tubuh korban.
“Awalnya saya mendapat telpon dari kakak, Senin (11/8/2025) sekitar pukul 04.00 WIB, mengatakan kalau dirinya sudah dikeroyok dan sudah dibawa di Rumah Sakit,” ungkap adik korban, Fitriyana (24).
Sesampainya di rumah sakit, lanjut Fitriyana, kakaknya dalam kondisi berlumuran darah.
“Sesampainya di RS Moh Husin Palembang, kakak saya sudah penuh luka bacok dibagian kepala,” tambahnya.
Fitriyana menjelaskan, kejadian itu diduga lantaran kakaknya cemburu saat datang ke rumah kontrakan pacarnya itu.
“Kakak saya menemui pacarnya di rumah kontrakan. Lalu, kakak saya melihat perempuan itu bersama dua laki-laki lain dan sempat cekcok. Kemudian, terjadilah keributan dan dilerai oleh perempuan itu, kemudian pelaku pun pergi,” terangnya.
Lanjut Fitriyana, Sekitar 20 menit kemudian, dua pelaku itu datang lagi dengan membawa senjata tajam.
“Tidak disangka dua pelaku kembali lagi membawa parang. Tanpa basa basi, kakak saya dikeroyok dibacok di bagian kepala, muka, telinga. Sekitar lima luka bacokan. Sorenya kami langsung buat laporan polisi, dengan bukti laporan : LP/B/2448/VIII/2025/SPKT/Polrestabes Palembang/Polda Sumsel,” ujarnya.
Atas kejadian itu, korban harus menjalani operasi di Rumah Sakit RS Moh Husien Palembang.
“Kondisi korban sekarang sudah di operasi dan alhamdulilah operasi tersebut berjalan dengan lancar, sekarang korban sudah sadar, ini lagi perawatan di rumah,” bebernya.
Pihak keluarga korban meminta kepada pihak kepolisian untuk segera menangkap pelaku yang berinisial AL dan RD ini, pihak keluarga merasa takut lantaran dua pelaku masih berkeliaran.
“Semoga pelaku cepat di tangkap dan bertanggung jawab atas kejadian ini. Kami selaku keluarga tidak terima atas kejadian ini dan kami ingin pelaku tersebut di hukum setimpal dengan perbuatannya dan bertanggungjawab atas segala kejadian ini,” tandasnya.














