MATTANEWS.CO, DEIYAI/PAPUA – Dinas Pendidikan Kabupaten Deiyai, sedang mengalami perubahan dalam segala bidang sejak dilantiknya Kepala Dinas, Nataniel Pekei, S.Pd.M.Pd.
Dinas Pendidikan Kabupaten Deiyai, terlihat mengalami perubahan dalam kemajuan manajemen.
Salah satunya pembagian tugas pokok di setiap bidang. Kepala Dinas dan jajarannya menjalankan tugasnya masing-masing tanpa mengambil ahli tugas bidang lain.
Hal itu disampaikan secara tertulis oleh Kepala Sekolah SMP Negeri 2 Tigi Barat, Petrus Bobii, S.Pdk kepada Mattanews.co, Jumat (5/3/2021).
Ia mengatakan, perubahan pembagian tugas yang jelas tersebut terlihat di bidang menengah (SMP) sudah membentuk Pengurus Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) dan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Tingkat Kabupaten.
Ia menjelaskan, beberapa waktu lalu dari Bidang Menengah (SMP) ada pemilihan pengurus (MKKS).
Pada pemilihan tersebut, telah terpilih Yance Pekei, S.Pd (Kepala SMP Negeri 1 Tigi) terpilih sebagai Ketua MKKS dan Petrus Bobii, S.Pd.K (Kepala SMP Negeri 2 Tigi barat ) terpilih menjadi Sekretaris.
Sedangkan dari Bidang Kepegawaian, administrasi kenaikan pangkat seperti Sasaran Kerja Penilai (SKP), Perhitungan Angka Kredit (PAK) dan administrasi lainya sudah diberlakukan.
“Jadi para guru lapangan tinggal mengumpulkan syarat yang diminta dari Bidang Kepegawaian,” ucapnya.
Ditambahkan Bobii, Kepala Dinas melalui Kepala Bidang hampir setiap hari memonitor kerja jajarannya di lapangan.
“Setiap hari ada yang mengunjungi sekolah-sekolah yang ada di Kabupaten Deiyai, mulai dari Taman Kanak-Kanak (TK/PAUD) sampai SMP bahkan SMA/SMK,” ucapnya.
Dalam usaha ketertiban sekolah-sekolah yang ada di Kabupaten Deiyai, melalui Kepala Dinas Pendidikan bekerjasama dengan Bupati Deiyai, Ateng Edowai, S.Pd.k. M.Pd sudah melantik pengawas TK, SD, SMP dan SMA/SMK di beberapa wilayah.
“Hal tersebut untuk mempersempit dan mempermudah wilayah kerja,” terangnya.
Bobii menjelaskan, hal yang sudah dan sedang dilakukan oleh Kepala Dinas Pendidikan dan jajarannya, diapresiasi oleh para Kepala Sekolah di seluruh Kabupaten Deiyai.
“Karena pejabat Dinas Pendidikan sebelumnya belum pernah melakukan hal tersebut,” terangnya.
Bobii juga mengatakan, dirinya yakin Pendidikan Deiyai akan ada perubahan dari yang sebelumnya jika pengawasan terus dilakukan.
Pihaknya berharap agar Sumber Daya Manusia (SDM) khususnya tenaga pengajar ditambah mengingat tenaga pengajar sangat minim.
“Karena ada banyak guru yang sudah pensiun, meninggal dan pindah ke kantor lain,” ujarnya.
Dinas Pendidikan melalui Bidang Mutu, memperjuangkan supaya ada kerjasama antara Universitas Cenderawasi atau Perguruan Tinggi.
“Kita coba menjalin kerjasama dengan Universitas atau Perguruan Tinggi yang ada Jurusan PGSD atau FKIP untuk membuka kelas jauh,” tutupnya.














