Reporter : Nopri
BANGKA, Mattanews.co – Kasus BSN, (32) warga Merawang, Kabupaten Bangka, yang dinyatakan positif terinfeksi Covid-19 setelah hasil swab test keluar, memiliki riwayat kontak dengan kasus pasien positif sebelumnya, EP, yang berasal dari Kota Pangkal Pinang.
EP sendiri, merupakan rekan kerja BSN pada perusahaan PT. A, yang berlokasi di Merawang.
Sebelumnya, pada tanggal 16 April 2020 lalu, pihak Puskesmas Batu Rusa telah melakukan pemeriksaan PE terhadap 5 orang pekerja dari PT. A, termasuk 1 orang istri dari pekerja di PT. A tersebut.
Pemeriksaan dilakukan, karena 5 orang pekerja tersebut, diketahui kontak dengan EP, pada tanggal 20 Maret lalu. Dimana kemudian, pada tanggal 15 April, diperoleh informasi bahwa istri dari EP dinyatakan positif Covid-19.
Kemudian pada tanggal 16 April, 5 orang karyawan PT. A tersebut yang merupakan kontak primer dari EP, langsung dirujuk ke RDUD DB untuk dilakukan Rapid Test dan hasilnya reaktif.
Namun pada 22 April, diperoleh informasi bahwa EP juga dinyatakan terinfeksi covid 19. Sehingga pada 22 April, dilakukanlah swab test kepada ke 5 orang kontak primer EP, dan ke 5 orang tersebut, 4 orang dinyatakan negatif, sementara 1 orang atas nama BSN terkonfirmasi positif.
Terkait hasil tersebut, pihak tim gugus tugas percepatan penanggulan Covid-19 Kabupaten Bangka, pada senin besok berencana akan memeriksa seluruh karyawan PT. A, dimana BSN bekerja.
“Besok kita berencana akan memeriksa seluruh karyawan PT. A. Sebanyak 25 orang, Akan konseling, kemudian dilakukan rapid tes dan kalau memungkinkan akan kita lakukan swab tes,” ujar jubir covid Kabupaten Bangka, Boy Yandra saat konfrensi pers bersama awak media. (03/05/2020).
Selain itu, menurut Boy Yandra, untuk para OTG, nantinya akan dipasangi gelang agara bisa dipantau pergerakannya.
“Karena kasus ini sudah meluas, maka kita akan melakukan pemasangan gelang, agar bisa memantau pergerakan para OTG ini,” ujar Boy Yandra.
Selain itu, Boy juga berharap agar hasil swab para OTG ini bisa lekas keluar, tidak perlu menunggu terlalu lama.
“Banyak hasil swab yang belum keluar, kita berharap agar tidak terlalu lama, ini ada yang 8 sampai 10 hari. Ini kan model BSN ini, masuk katagori OTG, tahu-tahu hasil swabnya positif,” tandasnya.
Editor : Anang














