Reporter : Nisya
OKI, Mattanws.co – Si Jago Merah meludeskan sedikitnya tiga toko dalam hitungan menit saja, insiden kebakaran tersebut berada di Pasar Bravo Infra Modul (BIM) 2 di Desa Bumi Pratama Mandira, Kecamatan Sungai Menang, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Jum’at (25/10/2019).
Meski kejadian tersebut tidak sampai memakan korban jiwa, namun kebakaran yang terjadi sekitar pukul 04.25 WIB itu mengakibatkan kerugian yang cukup besar, ditaksir mencapai Rp1,5 miliar. Api akhirnya baru dapat dipadamkan sekitar pukul 07.00 WIB berkat bantuan mesin pompa Alkon desa dan dibantu oleh masyarakat setempat.
Kepala Satpol PP dan Pemadam kebakaran (Damkar) Kabupaten OKI, Aleksander Bustomi, melalui Kabid Damkar, Syawal Harahap, membenarkan peristiwa kebakaran tersebut. Menurutnya, ada tiga toko yang hangus akibat peristiwa kebakaran itu.
“Kebakaran tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. Walaupun demikian, tiga toko masing-masing milik Cavah, Muji, dan Anton Silahudin, dinyatakan hangus terbakar,” terangnya.
Api yang menghanguskan sejumlah toko semi permanen itu berhasil dijinakkan setelah tiga jam lebih warga berjibaku dengan api yang menjalar cepat, lantaran ketiga toko tersebut menjual BBM eceran. Selain itu juga kondisi air yang surut dan kanal-kanal pun kering membuat pihak pemadam cukup kesulitan dalam upaya memadaman api tersebut.
“Api cepat membesar karena ketiga toko tersebut juga menjual bensin eceran berupa solar dan bensin dalam jumlah banyak. Pada saat kejadian, kanal surut sehingga ketersediaan air di kanal sedikit dan menyulitkan warga memadamkan api. Pukul 07.00 WIB api berhasil dipadamkan,” jelas Syawal.
Berdasarkan laporan warga setempat, Syawal mengatakan, kebakaran ini sendiri melahap tiga toko yakni toko milik Cavah menjual baju, obat-obatan (apotik) dan sayuran. Ditaksir kerugian toko dengan luas bangunan 15 x 20 meter, kerugian ditaksir Rp500 juta.
“Kemudian toko sepeda sekaligus bengkel motor milik Muji menghanguskan bangunan 6×8 meter yang mengakibatkan kerugian hingga Rp300 juta,” bebernya.
Kobaran api yang belum diketahui asalnya ini juga melahap Toko Mesin Diesel dan Gudang Pakaian milik Anton Silahudin. Akibat hangusnya bangunan semi permanen dengan luas 12×20 meter tersebut kerugian ditaksir Rp700 juta.
“Terkait penyebab kebakaran masih dalam tahap penyelidikan. Personel Tim Damkar dalam waktu dekat ini akan segera diturunkan ke lokasi kebakaran,” tandasnya.
Editor : Selfy














