MATTANEWS.CO, TULUNGAGUNG – H.Kozin, M.PD.I., Pimpinan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Balai Latihan Kerja (BLK) Komunitas UNIPRO BISO Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur menyebut program unggulan Information Teknology (IT) bidang Multimedia paling banyak diminati generasi milenial.
Tidak dipungkiri di era Revolusi Industri 4.0 perkembangan teknologi berkembang pesat. Media interaktif memiliki peranan penting dalam memudahkan penyampaian informasi.
“Jadi begini, kita mendorong BLK Komunitas ini tidak hanya untuk menciptakan lapangan kerja untuk diri sendiri, melainkan bisa menciptakan kerja buat orang lain,” kata H. Kozin usai mendampingi Menteri Ketenagakerjaan RI Ida Fauziyah bersama Bupati Tulungagung Drs. Maryoto Birowo, M.M., dilokasi balai tersebut, Selasa (27/12/2021).
Ia menambahkan, BLK Komunitas dalam perkembangannya menampung para siswa yang akan diberikan pembekalan kompetensi dengan harapan setelah lulus nanti bisa langsung bekerja maupun membuka lapangan kerja sendiri.
Balai ini merupakan sarana strategis untuk melahirkan Sumberdaya Manusia (SDM) bidang Multimedia yang berkompeten.
“Karena siswa dibatasi, setiap 1 angkatan itu jumlah siswa ada 16 orang. Dan masa pelatihan selama 1 bulan,” tambahnya.
“Setelah lulus dari BLK Komunitas bisa langsung bekerja berbekal kompetensi yang dimiliki. Selain itu, dari para alumni setelah lulus bisa membuat sentra industri baru sesuai keinginan mereka,” imbuhnya.
Lebih lanjut Kozin menjelaskan, BLK Komunitas UNIPRO BISO dibangun dengan menggunakan biaya bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun 2019-2020.
Semenjak BLK Komunitas ini dibuka animo masyarakat sangat tinggi guna mengikuti pelatihan di balai.
Adapun biaya selama mengikuti pelatihan kalau secara mandiri sangat terjangkau. Namun, selama ini mendapat bantuan dari APBN maka gratis disamping masih mendapatkan uang transportasi.
“Iya benar, sejak buka itu respon masyarakat sangat bagus sekali. Alhamdulilah, BLK Komunitas saat ini sudah memiliki 10 mitra kerja,” terangnya.
“Pendaftaran secara mandiri tetap ada biaya walaupun biaya tetap bisa kita hitung bersama, tapi kalau ikut program pemerintah maka gratis dengan melengkapi persyaratan dari ketentuan BLK Pusat,” tutupnya.














