BERITA TERKINI

BPD dan Tokoh Masyarakat Temui Kapolres Banyuasin Bahas Penambangan Pasir

×

BPD dan Tokoh Masyarakat Temui Kapolres Banyuasin Bahas Penambangan Pasir

Sebarkan artikel ini

Reporter : Nasir

BANYUASIN, Mattanews.co – Perwakilan Badan Permusyawaratan Desa( BPD) Desa Lebung dan BPD Desa Rantau Harapan beserta tokoh masyarakat dari kedua desa, bersiturahmi ke Kapolres Banyuasin Danny Sianipar.

Kedatangan mereka terkait dan menyikapi kegiatan aktivitas eksplorasi penambangan pasir di desa mereka.

Dimana, sejauh ini belum memiliki dampak positif bagi masyarakat kedua desa ini. Masyarakat meminta agar segera dihentikan penambangan dan izin operasinya.

Para sesepuh desa tersebut disambut langsung Kapolres Banyuasin AKBP Danny Sianipar diruang kerja, pada Senin (30/3/2020) lalu di Mapolres Banyuasin.

“Kedatangan kami hari ini ingin bertatap muka langsung dan bersilaturahmi dengan Kapolres Banyuasin. Kami disambut hangat Kapolres langsung,” kata Imam, tokoh masyarakat di Kabupaten Banyuasin, Rabu (1/4/2020)

Mereka memberitahukan bahwa benar sejauh ini masyarakat dan dirinya selaku ketua BPD Lebung, belum merasakan nikmat dari adanya penambangan pasir di desa mereka.

“Sejak dilantik sampai detik ini kami belum tahu berapa kontribusi pihak pengusaha tambang menyisikan sebagian keuntungan, untuk meringankan masyarakat desa setempat. Ada bantuan dari pengusaha tambang pasir bagi masyarakat yang membutuhkan,” ucapnya.

Ardanius Pratama selaku anggota BPD Rantau Harapan belum juga merasakan adanya nilai positf dari keberadaan tambang.

“Hadirnya tambang rakyat malah menjadi resah, warga terpecah belah sesama masyarakat saling bermusuhan, dengan gaya managemen pengusaha tambang yang kami nilai tidak terbuka ke masyarakat banyak. Kesannya hanya menguntungkan segelitir orang (oknum) saja,” katanya.

Perihal lainnya diutarakan Hariyadi Satar, proses pajang sudah dilalui, bahwa dengan tegas masyarakat menolak keberadaan penambangan pasir di Rantau Harapan.

Dimulai pembentuakan Pasus terkait penolakan keberadaan tambang pasir, pertemuan tingkat kecamatan, insiden pihak keamanan hampir di massa warga.

Warga mendapat intimidasi dan banyak tahapan demi tahapan peristiwa demi peristiwa dilalui, sampailah terjadinya aksi demo ke Kantor Bupati Banyuasin beberapa bulan lalu. Namun tidak juga menemukan jawaban atas keinginan masyarakat.

“Kami bersepakat menjumpai Gubernur Sumsel langsung guna menyerahkan berkas penolakan, berharap mendapat jawaban seirama dengan keinginan hati masyarakat. Namun sayang sampai saat ini belum ada jawaban yang kami terima dari pak gububernur,” ujar Yadi.

Kapolres Banyuasin AKBP Danny Sianipar, menangapi curahan hari BPD dan tokoh masyarakat.

“Kita mengapresiasi kedatangan perwakilan BPD dan tokoh masyarakat kedua desa. Usulan juga harapan warga sudah ditampung beserta surat, semua untuk kebaikan banyuasin tentu akan ditindaklanjuti,” ucapnya.

Editor : Nefri