MATTANEWS.CO, PURWAKARTA – BPJS Ketenagakerjaan atau BPJAMSOSTEK Cabang Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, menyerahkan santunan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM) hingga beasiswa.
Penyerahan santunan JKK, JKM dan beasiswa secara simbolis diserahkan oleh Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika kepada dua ahli waris peserta BPJAMSOSTEK dalam kegiatan Gempungan di Desa Cigelam, Kecamatan Babakan Cikao Purwakarta, belum lama ini tepatnya pada Rabu (08/06/2022).
Kepala BPJAMSOSTEK Cabang Purwakarta, Novri Annur mengatakan santunan JKK, JKM dan beasiswa diberikan kepada almarhumah Maya Purwitasari yang diterima ahli waris yang merupakan suami almarhumah.
Almarhumah Maya Purwitasari merupakan karyawan Metro Pearl yang meninggal dunia akibat kecelakaan saat hendak berangkat kerja shift malam.
“Santunan yang diserahkan kepada ahli waris almarhumah Maya Purwitasari yaitu JKK dan JKM sebesar Rp229.569.800 dan beasiswa sebesar Rp174.000.000,” kata Novri, Jumat (10/06/2022).
Kemudian, ujar Novri, santunan yang kedua diberikan kepada ahli waris dari almarhum Ujang Sukarsa, pegawai non ASN di Kantor Camat Purwakarta.
“Santunan JKM yang diserahkan kepada ahli waris almarhum Ujang Sukarsa sebesar Rp 42.000.000,” ujar Novri.
Dalam kesempatan itu, Novri mengucapkan duka cita atas kepada keluarga almarhumah Maya Purwitasari dan keluarga almarhum Ujang Sukarsa.
Semoga diterima segala amal kebaikan dan ibadahnya diterima di sisi Allah dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan.
“Kita berharap, santunan yang berikan dapat meringankan beban keluarga yang ditinggalkan,” ucapnya.
Sebagai penutup, Novri menambahkan, penyerahkan santunan JKK, JKM dan beasiswa tersebut diberikan dalam kegiatan Gempungan Pemkab Purwakarta.
Tujuannya agar masyarakat mengetahui, apa saja manfaat yang diterima jika menjadi peserta BPJAMSOSTEK.
“Kami berharap kegiatan ini menumbuhkan kesadaran para pekerja dan pemberi kerja akan pentingnya perlindungan jaminan sosial. Karena dengan memiliki perlindungan, pekerja dapat berkerja aman dan tenang sehingga produktivitas kerja juga meningkat,” tutup Novri.














