MATTANEWS.CO, JAMBI – Bunda PAUD sekaligus Ummi Raudhatul Athfal (RA) Kota Jambi, Nadiyah, membuka kegiatan Implementasi Manasik Zakat pada satuan PAUD se-Kota Jambi, Rabu (04/03/2026).
Kegiatan tersebut terlaksana melalui kolaborasi bersama Badan Amil Zakat Nasional Kota Jambi dan digelar di RA Dharma Wanita Persatuan Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jambi.
Mengusung tema “Tumbuhkan Karakter Dermawan Anak Usia Dini Menuju Generasi Emas 2045”, kegiatan berlangsung meriah dengan berbagai permainan edukatif yang bertujuan menanamkan nilai kepedulian, empati, serta pemahaman tentang pentingnya berbagi sejak usia dini.
Dalam sambutannya, Nadiyah menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi langkah awal memperkenalkan konsep zakat kepada anak-anak dengan metode sederhana dan mudah dipahami.
“Manasik zakat berawal dari sebuah ide tentang bagaimana zakat benar-benar bisa dipahami oleh anak-anak usia dini dengan konsep yang sesederhana mungkin,” ungkapnya.
Ia menjelaskan bahwa melalui simulasi manasik zakat, anak-anak diperkenalkan pada makna zakat sebagai kewajiban bagi yang mampu dan sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama.
“Dari zakat yang dikumpulkan nantinya akan disalurkan kepada mereka yang membutuhkan. Anak-anak harus memahami bahwa berbagi adalah bagian dari ajaran agama dan nilai kemanusiaan,” tambahnya.
Nadiyah juga menyinggung pentingnya zakat dalam membantu korban bencana, seperti kebakaran, yang membutuhkan dukungan cepat dari masyarakat.
“Beberapa rumah teman kita mengalami kebakaran, bahkan untuk berbuka dan sahur saja mereka tidak punya makanan. Zakat inilah yang akan membantu mereka yang kesusahan. Setelah manasik zakat ini, kita harapkan ada praktik langsung seperti mengunjungi panti asuhan agar anak-anak merasakan langsung bahagianya berbagi,” tutupnya.
Sejalan dengan itu, Kepala Baznas Kota Jambi, Muhammad Padli, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan pemantik untuk meningkatkan literasi zakat sejak dini.
“Walaupun ini adopsi dari manasik haji, tujuan utamanya adalah menumbuhkan dan meningkatkan literasi zakat bagi anak-anak. Kita tidak tahu mereka kelak menjadi apa, tetapi hari ini kita tanamkan bahwa berbagi adalah kewajiban moral dan spiritual,” ujarnya.
Padli berharap kegiatan tersebut dapat berkesinambungan dan bahkan diusulkan menjadi bagian dari muatan lokal di sekolah-sekolah Kota Jambi.
“Mudah-mudahan kegiatan ini menjadi saksi bahwa kita telah menanamkan nilai kepedulian kepada generasi penerus bangsa,” singkatnya.
Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Kota Jambi Sugiyono, Camat Jambi Selatan Darmawansyah, lurah se-Kecamatan Jambi Selatan, Bunda PAUD se-Kecamatan Jambi Selatan, para pendidik RA DWP Kanwil Kemenag Provinsi Jambi, serta orang tua murid.
Melalui Implementasi Manasik Zakat ini, diharapkan tumbuh generasi yang jujur, amanah, dan peduli terhadap sesama, sekaligus mendukung terwujudnya Kota Jambi Bahagia dari aspek agamis menuju Generasi Emas 2045.














