BERITA TERKINI

Bupati Lingga Pimpin Rapat Gugus Tugas Covid-19 Bersama Forkopimda

×

Bupati Lingga Pimpin Rapat Gugus Tugas Covid-19 Bersama Forkopimda

Sebarkan artikel ini
Bupati Lingga menggelar rapat untuk kesiapan jelang Idul Fitri 1442 Hijriah (Selamat Riyadi / Mattanews.co)
Bupati Lingga menggelar rapat untuk kesiapan jelang Idul Fitri 1442 Hijriah (Selamat Riyadi / Mattanews.co)

[responsivevoice_button voice=”Indonesian Female” buttontext=”Klik Disini Untuk Mendengarkan Berita”]

 

MATTANEWS.CO, LINGGA – Bupati Lingga Muhammad Nizar memimpin langsung rapat Gugus tugas COVID-19 untuk pertama kalinya, setelah dilantik menjadi Bupati Lingga.

Rapat tersebut juga dihadiri oleh Wakil Bupati (Wabup) Neko Wesha Pawelloy dan Sekretaris Daerah (Sekda) Lingga Syamsudi, di Gedung Daerah Dabosingkep Lingga, Rabu (28/4/2021).

Menurutnya, kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bentuk persiapan penetapan langkah-langkah penanganan COVID-19 di Kabupaten Lingga. Khususnya dalam rangka menjalankan instruksi pemerintah pusat dan provinsi, tentang larangan mudik dan hal-hal lainnya.

“Kita ingin penanganan Covid-19 di Kabupaten Lingga dapat benar-benar ditekan, dan jangan sampai terjadi seperti di daerah-daerah lain di Kepri yang saat ini, mengalami peningkatan,” ujar Bupati Lingga.

Sekda Kabupaten Lingga Syamsudi mengungkapkan, rapat dengen Forkopimda tersebut sebagai langkah awal untuk menyusun kebijakan-kebijakan yang terkait dengan daerah, dalam rangka menghadapi hari raya Idul Fitri 1442 Hijriyah.

Syamsudi mengatakan, dalam pertemuan tersebut keputusannya akan dituangkan dalam surat edaran, yang tentunya mengacu kepada aturan-aturan yang lebih tinggi.

Seperti Menteri Agama dan Fatwa MUI dan yang menyangkut gugus tugas Covid-19 di Kabupaten Lingga.

“Hal ini tentunya akan menyesuaikan dengan edaran-edaran, terutama edaran Gubernur Sumut yang telah keluar terlebih dulu. Bagaimana menyikapi untuk mudik lebaran atau untuk ASN di Kabupaten Lingga,” ungkapnya.

Untuk sekolah sendiri, lanjutnya, akan menggunakan sistem belajar Daring atau BDR. Sedangkan untuk perhubungan terkait masalah kapal, tetap berjalan seperti biasa.

Diungkapkannya, untuk destinasi wisata di Pulau Berhala kemungkinan akan ditutup untuk sementara.