MATTANEWS.CO, MALANG – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh putri daerah Kabupaten Malang, Almira Lathifa Zulfa, peraih gelar Miss Grand Tourism 2025 sekaligus Winner Global Supermodel Search 2025, melakukan kunjungan silaturahmi ke rumah dinas Bupati Malang, Drs. H. M. Sanusi, M.M.
Pada Kunjungan kali ini bertujuan untuk menyampaikan capaian prestasi Almira di kancah internasional sekaligus mempererat hubungan dengan Pemerintah Kabupaten Malang.
Peraih gelar Mks Grand Tourism 2025, Almira tampil anggun mengenakan batik khas Kabupaten Malang bermotif Garudeya, yang sebelumnya juga ia kenakan dalam ajang fashion show bertaraf internasional sebagai bentuk promosi budaya lokal.
Pada kesempatan tersebut, turut hadir dalam pertemuan tersebut, Hj. Anis Zaidah Sanusi selaku Ketua TP PKK Kabupaten Malang yang juga menjabat sebagai Ketua Dekranasda Kabupaten Malang.
Kegiatan ini juga didampingi oleh perwakilan dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Malang.
Bupati Malang, Drs. H. M. Sanusi, M.M., menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas prestasi yang diraih Almira, serta kontribusinya dalam mempromosikan batik lokal di tingkat dunia.
“Kami sangat bangga atas pencapaian yang diraih oleh Almira Lathifa Zulfa di ajang internasional. Ini merupakan bukti bahwa generasi muda Kabupaten Malang memiliki potensi besar untuk bersaing di tingkat global,” ujar Bupati Sanusi, Minggu (2/5/2026).
Bahkan Bupati Sanusi juga sangat mengapresiasi sekaligus bangga atas prestasi Almira dalam memperkenalkan batik khas Kabupaten Malang ke kancah nasional.
“Lebih dari itu, kami mengapresiasi langkah Almira yang turut memperkenalkan batik khas Kabupaten Malang melalui dunia fashion internasional. Ini adalah bentuk nyata promosi budaya daerah yang sangat strategis,” ujar Bupati Malang.
Hal senada juga disampaikan oleh Ketua TP PKK Kabupaten Malang, Hj. Anis Zaidah Sanusi. Ia mengungkapkan rasa bangga atas prestasi Almira yang tidak hanya mengharumkan nama daerah, tetapi juga membawa nilai budaya lokal ke panggung dunia.
“Kami merasa sangat bangga atas prestasi yang diraih Almira. Keberhasilannya tampil di panggung internasional dengan mengenakan batik khas Kabupaten Malang menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya.
Hal tersebut menunjukkan bahwa produk lokal kita memiliki kualitas dan nilai estetika yang mampu bersaing secara global,” ungkapnya.
Batik yang dikenakan Almira dalam ajang internasional tersebut merupakan karya dari Tasya Lutfia Tunnisa, seorang perajin batik asal Kecamatan Turen, Kabupaten Malang, yang mengusung brand Batik Melashi. Karya ini menjadi representasi kekayaan budaya lokal yang diangkat melalui sentuhan fashion modern.
Melalui momentum ini, diharapkan sinergi antara pemerintah daerah, pelaku industri kreatif, dan generasi muda dapat terus diperkuat guna mendorong promosi budaya dan produk unggulan Kabupaten Malang di tingkat nasional maupun internasional.














