MATTANEWS.CO, SULBAR – Wakil Bupati Mamuju Tengah Amin Jasa menyatakan telah mempersiapkan beragam antisipasi apabila terjadi diluar dugaan adanya lonjakan Covid-19.
Hal itu diutarakan dalam Rapat Koordinasi (Rakor) penanganan Covid-19 bersama Kapolda Sulbar secara virtual Rabu (11/8/2021).
Dia menyampaikan tengah mengantisipasi sedari awal menyiapkan cadangan tabung oksigen hingga 63 buah tipe tabung kecil dan 120 buah tipe tabung besar.
“Itu khusus kami siapkan di RSUD, sementara di PKM yang menjadi PKM rujukan isolasi pasien isolasi Covid-19, juga kami sudah mengantisipasi dari awal dengan menyiapkan 56 tabung besar dan 51 tabung kecil, dan kami anggap ini untuk saat ini lebih dari cukup,”katanya
Selain menyiapkan tabung, pihaknya juga menyiapkan tenaga medis yang setiap saat dibutuhkan. Lalu sewaktu waktu membeludak, menyiapkan tempat tidur 87 kamar tidur dengan rincian sebagai berikut, di Puskesmas 8 tempat tidur, di RSUD 37 tempat tidur, di gedung isolasi terpusat ada 42 kamar tidur.
“Semua ini, adalah upaya maksimal yang bisa kami lakukan saat ini, dalam rangka bersama sama menghadapi Pandemi ini, yang mana saat ini, hingga tanggal 8 Agustus 2021, jumlah terkonfirmasi sudah mencapai 667 orang, dan total sembuh sudah 538, sehingga yang masih sedang dinyatakan positif sebanyak 107 orang, sisanya 22 orang dinyatakan meninggal dunia,”paparnya
Diakuinya, vaksinasi di Mamuju Tengah telah mencapai 103.244 orang, dengan detil penggunaan capaian vaksin adalah dosis 1 sebanyak 21.075 (20,41 persen), dan capaian dosis 2 sebanyak 8.844 (8,66 persen).
“Kami saat ini masih memiliki stok vaksin sebanyak 403 (sinovac 388 vial, vaksin modern 59 vial, astra sineca 6 vial, ini sudah mulai berjalan, dan yang menjadi kendala kita adalah keterlambatan droping vaksin masih kurang,” bebernya.
Ia juga melaporkan jika bantuan sosial bagi warga terdampak Covid-19 di Mamuju Tengah dua sumber. Yakni, bantuan sosial dari pusat dan dan bantuan dari APBD.
“Untuk bantuan sosial dari APBN sudah cair 100 persen melalui Dinsos Kabupaten Mamuju Tengah, sementara bantuan sosial dari APBD Mamuju Tengah baru mencapai 80 persen yang telah dicairkan,” pungkasnya














